Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gaji Lambat, Kawanan Buruh Sikat Barang Proyek Villa

Bali Tribune / TERSANGKA - Para tersangka pencurian di proyek vill di Gianyar.



Balitribune.co.id | Gianyar - Aksi kawanan buruh proyek Villa di Banjar Silakarang, Singapadu Kaler, Sukawati, Gianyar, ini terbilang nekat. Lantaran gajinya dibayar terlambat, mereka pun beraksi saat tengah malam sebelum hengkang dari proyek. Kawanan buruhnya ini berhasil menggondol sejumlah barang-barang proyek  senilai puluhan juta rupiah.

Namun naas, identitas pelaku dengan mudah terindentifikasi. Dari lima buruh yang terlibat tiga orang berhasil diamankan dan dua orang lainnya masih dalam pengejaran. Buruh yang berhasil diamankan adalah Robi Mulyana (22), Aldi Syiaputra (29) dan  Ramdan (18) yang semua berasal dari Cianjur Jawa Barat. Taufik (31) pengepul rongsokan dari Kuta Selatan juga ikut diamankan karena berperan sebagai penadah barang hasil curian.

Pencurian dengan pemberatan ini terungkap, setelah pimpin proyek villa, Putu Krisna Gunawan asal Abiansemal, Badung, melapor ke Mapolsek Sukawati. Terungkap,  28 February lalu, Putu dengan berat hati menyampaikan jika ad keterlambatan pembayaran gaji kepada para buruh yang dipekerjakannya. Dari penyampaian itu, Putu melihat kekecewaan para buruh. Namun Putu berjanji akna membayarkan gaji itu, besoknya. Hingga pukul 01.00 Wita, Putu pun meninggalkan proyek.

Besoknya, Putu kembali ke proyek dengan membawa berita gembira, karena akan membagikan gaji proyek. Namun, beberapa buruh proyek kebiru hengkang.  Putu pun heran, karena belum dapat gaji, beberapa buruh malah kabur. Setelah dilakukan  pengecekan ke gudang dan sekitar proyek, ternyata sejumlah barang telah raib seiring kaburnya lima buruh tersebut. Pencirian itu lantas dilaporkan ke polisi. "Atas laporna itu, kami langsung identifikasi para buruh yang kabur, serta mennelisuri alamatnya," ungkap Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Ario Seno Wimoko, Selasa (7/3/2023).

Dalam perburuan para pelaku, jajarannya mendapatkan   pelaku tinggal di sebuah kos-kosan di Jl. Sesetan, Denpasar Selatan. Selanjutnya Tim Satgas II Tindak OPS Sikat Agung 2023 mengarah ke sebuah kos-kosan di Jl. Sesetan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar. "Kami mengamankan 3 (tiga) pelaku, dua pelaku lainnya masih kami buru," terangnya.

Dari keterangan pelaku, petugas lantas melakukan pengembangan ke Jimbaran di sebuah gudang rongsokan pemilik gudang pun diamankan sebagai pelaku penadahan barang curian. "Taufik ini mengakui  telah membeli barang-barang tersebut dari tiga pelaku pencurian tersebut. Semua barang hasil curian itu sudah kami amankan untuk memenuhi barang bukti," jelasnya.

Barang curian yang kini diamankan di Mapolres Gianyar berupa 1 Mesin Stemper( Pemadat Tanah), 1 Mesin Katingwel Pemotong Besi), 1 Mesin Penyedot Air, 2 Galon Waterfroping, 1 Mesin Bor Merk Boss, 4 Rangkaian Besi Cakar Ayam, 50 Batang Besi Ulir Ukuran D16, 30 Batang Besi Ukuran 8 Polos, 25 Lembar Triplek Ukuran 9mm serta 2 sak Semen Merk Dinamit.

wartawan
ATA
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.