Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ganda Putri Harapan Bali Juga Terhenti

PON
Deya dan Ade

Denpasar, Bali Tribune

Ganda putri andalan Bali, Ni Made Deya Surya Saraswati/Made Pranita Sulistya Devi terhenti langkahnya di Kejuaraan Bulutangkis Walikota Surabaya Open setelah ditumbangkan pasangan Jepang Kuga/Saakane Araki 10-21, 7-21, Rabu (11/5) di GOR Bulutangkis Soedirman Surabaya.

Sehari sebelumnya (Selasa), di nomor tunggal putrid Deya juga kalah tipis 21-13, 20-22 dan 19-21 dari Choirunisa (PB Mutiara Bandung). Hanya saja, Deya yang memang kalah seeded di katagori dewasa umur 19 tahun ke atas itu mampu memberikan perlawanan sengit dan hanya terpaut dua angka.

Selanjutnya, kedua pebulutangkis PON Bali ini bakal mengikuti kejuaraan di Thailand, pertengahan Mei ini. "Ini hanya soal kematangan bermain saja. Jika ditotal tiga game itu, Deya masih unggul. Deya menang dengan poin telak di game pertama sementara kalah di dua game berikutnya dengan poin tipis terpaut dua angka," beber Wakil Ketua II Pengprov PBSI Bali, Wayan Winurjaya, Rabu (11/5).

Mengomentari kekalahan di nomor ganda, Winurjaya mengatakan lawannya dari Jepang (Kuga/Saakane Araki) memang sangat tangguh dan harus diakui ganda Jepang tersebut di atas ganda Deya/Ade. Bahkan, untuk PON Jabar mendatang, Winurjaya meminta ganda Deya/Ade perlu dievaluasi kembali.

Winurjaya mengatakan, peluang di nomor tunggal masih terbuka untuk kejuaraan level nasional, termasuk di PON mendatang. Hanya saja, lanjut Winurjaya, sejauh ini pihaknya belum tahu siapa nantinya yang bakal diturunkan di tunggal dan ganda, karena untuk kuota pemain, Bali berhak mengirim tiga pebulutangkis ke PON nanti.

"Kami sifatnya memberanikan diri saja selaku orangtua. Deya dan Ade terus wara-wiri mengikuti kejuaraan dengan beruntun. Dan, itu semua dana dari orangtua. Padahal ini keperluan untuk menatap PON Jabar. Kemana dana try out itu," tandas Winurjaya yang juga orangtua Ade.

Menurut Winurjaya, jika ditentukan dari awal akan main di tunggal atau ganda, akan lebih memudahkan dalam program latihan ke depannya. Artinya, bisa fokus mempersiapkan untuk tunggal atau ganda. Ia menambahkan,  Deya dan Ade sebenarnya lebih tepat dimainkan di nomor tunggal. "Penggenjotan latihan di tunggal dan ganda jelas berbeda. Ini harus dipertegas sejak awal," tegas Winurjaya.

Hanya saja, pria asal Batur Kintamani itu akan terus mendorong pebulutangkis PON Bali itu untuk berlaga di kejuaraan di Thailand, 17-22 Mei. "Hasilnya memang belum maksimal. Dan, perlu disadari ini baru dua kali turun di kategori dewasa, padahal sekarang dia masih kategori remaja. Itu hanya rangkaian persiapan menuju PON Jabar. Dan, saya yakin ke depannya akan bisa berbicara di tingkat nasional. Mengingat, lawan yang mengalahkan selama ini, masuk rangking atas dan mantan eks pelatnas,” demikian Winurjaya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.