Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gandeng Musisi Internasional, Ubud Village Jazz Festival Kembali Bangkit

Bali Tribune / JUMPERS - Penyelenggara Ubud Village Jazz Festival, perwakilan musisi, dan Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Bali, pada press conference, Kamis (4/8).
balitribune.co.id | Gianyar - Event tahunan Ubud Village Jazz Festival (UVJF) kembali digelar 12-13 Agustus 2022. Menggandeng musisi jazz internasional, event ini akan berlangsung di Agung Rai Museum of Art (Arma Museum), Ubud, Gianyar.
 
Sempat vakum pada 2020, UVJF kembali bangkit dengan menggaet The Bernard Van Rossum asal Belanda dan Gitaris muda Korea Selatan, Sum Kim. Hal ini disampaikan pada press conference UVJF 2022 di Goro-Goro Cafe & Kitchen, Kamis (4/8). 
 
Selain pihak penyelenggara, pertemuan tersebut dihadiri oleh Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, A A Gede Putrawan, dan Stakeholder Relation Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudhistira.
 
Dalam sambutannya Yustikarini menyampaikan, terdapat 360 event skala nasional dan internasional selama tahun 2022. Ia menyebut hal ini menjadi strategi jangka pendek pemulihan pariwisata bali. Meski begitu, pihaknya menegaskan tetap wajib mentaati prokes.
 
Sementara, Co Founder Ubud Village Jazz Fetival, Yuri Mahatma dan A A Anom Wijaya Darsana menyampaikan, meski sedikit lebih kecil dari tahun-tahun sebelumnya, event ini menjadi tonggak kembalinya konser jazz, festival, maupun live musik di Bali dan Indonesia.
 
Ide ini, kata Yuri berangkat dari murni sebagai musisi, yang berawal dari komunitas, hingga menjadi kebanggaan.
Ia juga berharap event ini menjadi tujuan Musik Jazz bagi negara asia. Sebab akunya, UVJF satu-satunya event yang steril dari tujuan komersil. 
 
Kurator Desain UVJF, Putu Klick Swantara mengatakan, Ia selalu ingin membuat suasana berbeda di setiap tahunnya, dengan harapan penonton benar-benar menikmati event ini. Dalam persiapannya, Ia melibatkan orang-orang lokal sebagai teknisi.
 
"Tahun ini jadi kesempatan sdm lokal untuk kembali unjuk gigi setelah 2 tahun dilanda pandemi," imbuhnya
 
Didalamnya, Klick juga merangkul 23 akademisi Universitas Warmadewa jurusan arsitektur, dimana 4 diantaranya merupakan dosen. 
 
Klick juga menyebut kendala yang dialami setiap tahun, yakni bagaimana mengatur traffic atau lalu lintas, terutama parkir kendaraan. Namun untuk tahun ini, Ia menegaskan hal itu bisa diatasi karena sudah tersedia lahan cukup luas.
 
UVJF 2022 diperkirakan akan didatangi 2000 pengunjung, dimana sebelum pandemi pengunjung mencapai 4000 orang. Seperti tahun sebelumnya, event ini menjadi penantian bagi penggemar militan UVJF, yang datang ke Museum Arma Ubud.
 
Dengan harga tiket Rp 400.000/hari, dan Rp600.000/dua hari, penikmat musik jazz sudah bisa menyaksikan penampilan Van Rossum bersama kuartetnya, Joan Terrol dan Xavier Vicente Torres dari Spanyol serta Marco Zenini dari Itali. Selain itu, gitaris muda Sum Kim akan berkolaborasi dengan musisi asal Bali, Gustu Brahmanta (drum) dan Kevin Suwandhi (Keyboard).
 
Event musik jazz selama 2 hari tersebut, dimeriahkan pula oleh Balawan Batuan Etnic Fushion, dan juga penampilan Tohpati, salah satu gitaris, komposer sekaligus produser serbabisa, yang akan tampil dengan proyeknya "Tohpati Bertiga". 
 
Selain sajian musik jazz, di area UVJF juga terdapat booth kuliner, fashion, dan craft lokal Bali, serta kids corner untuk kenyamanan para orang tua beserta anak.
wartawan
DEB
Category

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.