Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gandeng Pukyong National University, FKP UNUD perkuat kerjasama dalam bidang riset dan pendidikan

Bali Tribune / MoU - Universitas Udayana melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pukyong National University (PKNU) di Ruang Nusa Lantai 3, Gedung Rektorat Universitas Udayana, Senin (11/7).

balitribune.co.id | Denpasar - Universitas Udayana melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pukyong National University (PKNU) di Ruang Nusa Lantai 3, Gedung Rektorat Universitas Udayana, Senin (11/7)

Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng, IPU dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan salah satu implementasi penting dalam menjaga kerjasama akademik diantara kedua universitas.

“MoU ini adalah lanjutan penandatanganan dari kerjasama yang sudah terjalin pada periode pertama selama 5 tahun, maka kami yakin pada periode kedua ini, peningkatan kerjasama yang mutual terhadap kedua universitas akan berjalan dengan sangat baik”.

 

Dr Young-Soo Jang sebagai Presiden Pukyong National University, juga menyambut baik penandatanganan MoU periode kedua ini sebagai bagian dari visi PKNU dalam melakukan kerjasama internasional, tak terkecuali di negara Asia.

Menindaklanjuti MoU tersebut, Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) UNUD melakukan diskusi lanjutan dengan X untuk menginisiasi persetujuan bersama dalam kerjasama dan kolaborasi tersebut dalam Memorandum of Agreement (MoA). Adapun kolaborasi tersebut nantinya akan lebih banyak berfokus pada riset/penelitian bersama, visiting professor/lecture, summer course, dan beasiswa pelajar bagi yang ingin melaksanakan studi pada program master di X. 

5 tahun kerjasama mendatang merupakan waktu yang sangat panjang, tentu kolaborasi antara kedua fakultas dan universitas akan sangat dinamis serta dapat berkembang ke arah yang lebih baik setiap tahunnya. Kedua institusi sepakat dalam melakukan kerjasama yang dapat membuat kapasitas akademik dari dosen, mahasiswa, ataupun peneliti dari kedua belah pihak mendapatkan manfaat dan hasil yang nyata melalui kesepakatan Memorandum of Agreement (MoA) ini.

 

Sumber : https://www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.