Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gedung Terminal Mengwi Keropos, Kemenhub Langsung Gelontor Rp 2 Miliar Untuk Renovasi

Atap gedung Terminal Mengwi nampak bocor.

BALI TRIBUNE - Bangunan Terminal Mengwi mulai keropos.  Nah,  untuk memperbaiki kerusakan terminal tipe A di Bali itu,  pemerintah melalui APBN telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar.  Pihak terminal juga saat ini sudah mulai melakukan renovasi.  Hanya saja renovasi dilakukan khusus untuk bagian-bagian yang rusak.  Renovasi bagian gedung yang paling mencolok yakni di lobi utama terminal bertipe A satu-satunya di Bali, serta seputaran terminal kedatangan. Tidak saja memperbaiki kerusakan atap yang bocor dan plafon jebol, tapi sekaligus melakukan pengecetan agar lebih tampak cantik dan sedap dipandang mata. Terlebih sebentar lagi di terminal tersebut akan menjadi posko angkutan lebaran untuk mengamankan arus mudik. Renovasi Terminal Mengwi dikelola pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XII wilayah Bali dan NTB, menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 2 miliar. Anggaran langsung digelontor dari Kementerian Perhubungan. Koordinator Terminal Tipe A Mengwi, Cok Agung Swarmaya belum lama ini menjelaskan renovasi hanya pada bagian yang mengalami kerusakan. “Atap yang bocor, kemudian plafon jebol, itu yang diperbaiki. Karena sempat saat musim hujan bocor. Termasuk pengecatan juga,” ungkapnya. Cok Agung mengatakan, seluruh biaya renovasi langsung dikucurkan dari pusat. “Kurang lebih anggarannya Rp 2 miliar. Selain Terminal Mengwi, beberapa terminal lainnya juga direnovasi oleh pusat. Kalau saya tidak salah ada 40 terminal se-Indonesia. Salah satunya Terminal Mengwi,” terangnya. Ditargetkan renovasi akan selesai dalam lima bulan kedepan. “Tapi karena berhubung sebentar lagi mau Lebaran, ada arus mudik, jadi kami fokus dulu pengerjaan (renovasi) yang di lobi utama, biar bagus lah,” kata Cok Agung. Dibagianain,  Komisi V DPRD RI, Anton Sukartono mengatakan terminal yang baru berjalan selama 7 bulan ini masih perlu banyak dilakukan renovasi atau perbaikan untuk kenyamanan pengunjung.  "Feeder belum ada. Kamar mandi belum di perbaiki, dan benerapa gedung masih bocor," ujarnya saat meninjau kesiapan insfrastuktur dan angkutan lebaran 2018 di terminal Memgwi Kamis (31/5). Ia juga mengatakan, selain infrastuktur, pelayanan terkait informasi juga bisa dikatakan kurang.. "Tamu bule masih banyak yang bingung,  mungkin kurang bahasa inggris atau bagaimana,"  jelasnya. Dikatakan juga feeder bus besar tidak bisa ke tempat-tempat yang kecil. Jadi, penumpang harus naik taksi atau ojek. Pihaknya menyarankan perlu dilakukan kerja sama dengan provinsi, sehingga nantinya  bus besar bisa menuju ke feeder yang kecil. "Harus ada pengumpan yang mengantarkan penumpang untuk ke terminal," jelasnya sembari berharap tahun 2019 Terminal Mengwi bisa lebih baik. 

wartawan
I Made Darna
Category

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.