Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Geliat Kebutuhan Kelistrikan, PLN Kebut Pembangunan Infrastruktur Listrik

Bali Tribune / KERJASAMA - PLN dan Kementrian ATR/BPN melakukan kerjasama untuk peningkatan keandalan kelistrikan di 4 provinsi.
balitribune.co.id | Jakarta - PT PLN (Persero) mempercepat Pembangunan Infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali dan Nusa Tenggara untuk pemerataan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat. Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) mutlak dilaksanakan guna peningkatan keandalan kelistrikan, untuk itu PLN melakukan sinkronisasi rencana pembangunan Infrastruktur ketenagalistrikan dengan Kementerian ATR/BPN. Koordinasi dilakukan untuk percepatan Penerbitan 8 Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR). Rekomendasi ini sangat dibutuhkan dalam proses pengurusan ijin terkait proses pembangunan 8 PSN yang lokasinya tersebar di 4 Provinsi yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur.
 
8 PSN yang dimaksud yakni, Proyek Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Bangil beserta transmisi terkait, GITET 500 kV Kalipuro beserta transmisi terkait, Pembangkit Listrik Tenaga Surya) PLTS Jawa Timur 50 MW, Gardu Induk (GI) 150 kV Ampel, GIS 150 kV Pecatu, SUTT 150 kV Kubu-Amlapura, PLTP Atadei FTP-2 (2x5MW) serta GI 150 kV Kubu. Rekomendasi KKPR ini nantinya akan dibutuhkan untuk pengurusan perizinan lainnya yang pastinya akan mempengaruhi proses pembangunan infrastruktur kelistrikan ini, dimana pembangunannya akan dilaksanakan PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) dan PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra).
 
Executive Vice President Konstruksi Jawa Madura Bali Maluku Papua dan Nusa Tenggara (EVP MKJ), Ratnasari Sjamsuddin mengapresiasi kerjasama yang terjalin baik antara PLN dan Kementrian ATR/BPN. Dijelaskan lebih lanjut bahwa Pembangunan PSN ini sangat diperlukan untuk peningkatan keandalan kelistrikan di 4 Provinsi, yang pasti akan berdampak secara luas terhadap kelistrikan Nasional. 
 
"Sangat dibutuhkan langkah strategis untuk pembangunan ke 8 infrastruktur kelistrikan ini sehingga dapat selesai tepat waktu, langkah yang saat ini untuk penerbitan persetujuan KKPR sangat dibutuhkan agar PLN dapat melaksanakan proses selanjutnya sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar," Ucap Ratnasari Sjamsuddin, Jumat (10/6) di Jakarta.
 
Ditemui dalam kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB, Muhammad Ramadhansyah turut menyampaikan terima kasihnya kepada Kementrian ATR/BPN dalam mendukung PLN, dimana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini nantinya sangat diperlukan dalam meningkatkan keandalan sistem ketenagalistrikan yang pastinya akan berimbas positif untuk masyarakat luas. Ramadhansyah juga menyampaikan bahwa PLN akan terus berupaya dalam percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional.
 
“Kami sangat mengapresiasi kesungguhan Kementrian ATR/BPN dalam bersinergi untuk mendukung pembangunan kelistrikan yang akan berdampak pada keandalan kelistrikan. Peningkatan keandalan kelistrikan nantinya akan sangat berimbas untuk peningkatan ekonomi, karena itu kami sangat mengusahakan sinergitas dengan semua stakeholder agar PSN dapat beroperasi tepat waktu. Pembangunan Infrastruktur kelistrikan akan selalu PLN upayakan, sesuai yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030” ucap Muhammad Ramadhansyah.
wartawan
ARW
Category

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.