Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelombang Tinggi di Selat Lombok, Jukung Nelayan Asal Seraya Timur Terbalik

Bali Tribune / BERKUMPUL - I MAde Diarsa yang jukungnya terbalik saat melaut di tengah perairan Selat Lombok berkumpul kembali dengan keluarganya.

balitribune.co.id | AmlapuraMelaut di tengah kondisi cuaca buruk, jukung nelayan terbalik di tengah perairan Selat Lombok. Setelah berjuang mati-matian, nelayan bernama I Ketut Diarsa (46) warga asal Banjar Dinas Tukad Item, Desa Seraya Timur, Karangasem, akhirnya selamat dengan memegang bagian perahu jukungnya yang terbalik dihantam gelombang setinggi tiga meter lebih tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, korban I Ketut Diarsa berangkat melaut pada Selasa (27/9) sekitar pukul 04.00 Wita pagi dengan menggunakan peahu jukung miliknya. Awalnya cuaca masih landai-landai saja, namun ketika perahu jukungnya memasuki perairan Selat Lombok, tiba-tiba gelombang setinggi lebih dari tiga meter menerjang. Melihat kejadian tersebut Diarsa sempat panik dan berusaha meluruskan perahu jukungnya, namun sayang upayanya sia-sia, karena tingginya gelombang telah mengakibatkan perahu jukungnya terbalik.

Peralatan menangkap ikan seperti pancing rawe dan jaring seharga jutaan rupiah hanyut terbawa arus laut yang deras, sementara korban Made Diarsa berusaha untuk menyelamatkan diri dan bertahan hidup di tengah cuaca buruk. Diarsa saat itu berhasil meraih badan jukung miliknya yang terbalik dan memegangnya sekuat tenaga. “Saat itu saya berusaha mengambil HP dan menelpon kakak saya untuk meminta bantuan. Tapi saat itu gelombangnya sangat tinggi dan arusnya sangat kuat, saya berusaha dengan sekuat tenaga sampai akhirnya jukung saya terbawa arus kearah perairan ujung,” ungkap Diarsa kepada anggota Sat Polair Polres Karangasem.

Sementara itu, enam jukung yang menyusul korban untuk menyelamatkannya akhirnya tiba. Korban berhasil diselamatkan dan jukungnya ditarik menuju peairan pantai Tukad Item, Desa Seraya Timur. Di pantai ratusan nelayan telah menunggu untuk membantu menarik jukung korban.

Kasat Polarud Polres Karangasem, AKP I Gusti Bagus Suteja, Rabu (28/9), membenarkan kejaadian tersebut. “Untuk evakuasi ditengah laut dilakukkan dengan bantuan enam jukung nalayan lainnya. Karena saat jukungnya terbalik, korban sempat menelpon kakaknya untuk meminta bantuan,” tegas Gusti Bagus Suteja. Akibat kejadian tersebut, korban hanya mengalami kelelahan, dan kerugian material sebesar Rp. 4 Juta, karena jaring dan peralatan pancingnya hanyut terbawa arus.

wartawan
AGS
Category

Mengolah Sampah Organik di Rumah, Tong Komposter Diburu Warga Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Pascadiberlakukannya kebijakan baru per 1 April 2026 TPA Suwung Denpasar hanya menerima anorganik dan residu, sementara sampah organik tidak diperbolehkan masuk TPA Suwung, warga Kota Denpasar dan sekitarnya berbondong-bondong membeli tong komposter. Salah satu toko yang menjual tong komposter mengakui adanya peningkatan penjualan tong komposter akhir-akhir ini.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Modus Truk Modifikasi, Polri dan Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi

balitribune.co.id | Jakarta - Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi 3 kilogram di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2025 hingga 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jasad Bocah Terseret Arus Sungai Yeh Aye Ditemukan Mengambang di Bendungan Tamblang

balitribune.co.id | Singaraja - Operasi pencarian korban terseret arus di Sungai Yeh Aye, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Vikram Abinawa (6) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

'Melimpah' Terobosan Mengajarkan Keterampilan Mendaur Ulang Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Tidak hanya kalangan rumah tangga saja yang diwajibkan untuk mengolah sampah organik secara mandiri. Di ruang lingkup pendidikan pun mulai mengedukasi anak didiknya sejak usia dini untuk mampu mengolah sampah organik di sekolah. Seperti yang diterapkan SD Negeri 4 Abiansemal Kabupaten Badung yang telah mempraktikkan pengolahan sampah organik di lingkungan sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Badung Tumbuh 15 Persen di Tengah Gejolak Global, DPRD Badung Ingatkan Eksekutif Jangan Terlena

balitribune | Mangupura - Kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung menunjukkan taji pada awal tahun ini. Meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas, pundi-pundi rupiah di Gumi Keris justru mencatatkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir Triwulan I 2026, realisasi PAD tembus di angka Rp 2,14 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Bangun 11 Saluran Drainase, Pemkot Denpasar Siapkan Dana Rp 15 Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menyiapkan  anggaran  dana sebesar Rp 15 Miliar untuk pembangunan  saluran drainase. Kepala  Dinas Pekerjaan Umum dan  Penataan  Ruang  Kota  Denpasar, Anak Agung  Ngurah Airawata dalam jumpa pers  beberapa waktu lalu  mengatakan pembangunan  drainase  baru merupakan bagian  kegiatan fisik  2026&

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.