Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gempa Vulkanik Terekam Enam Jam, Masih Ada Dinamika Magma di Gunung Agung

Bali Tribune/ GUNUNG AGUNG - Gempa vulkanik terekam dalam enam jam terakhir, tampak visual Gunung Agung dari Bukit Cinta
balitribune.co.id | Amlapura - Sejak enam jam terakhir kemarin sejumlah gempa vulkanik terekam di Gunung Agung. Berdasarkan laporan Mamgma VAR yang dikeluarkan oleh Pos Pengamatan Gunung Api Agung, PVMBG Kementrian ESDM periode pengamatan, Selasa (26/11) dari pukul 00.00-06.00 Wita, Seismograf di Pos Pengamatan Gunung Agung, di Desa Rendang, Karangasem, merekam sebanyak satu kali Gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 1mm berdurasi 19 detik.
 
Terekam gempa Vulkanik Dalam sebanyak dua kali dengan amplitudo 6-14 mm, S-P 3,7-3.8 detik berdurasi 23-24 detik. Secara visual juga terpantau hembusan asap kawah bertekanan lemah berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah. Terkait dengan perkembangan terakhir aktiifitas Gunung Agung, Kepala Sub Bidang Mitigasi Pengamatan Gunung Api Wilayah Timur, Devy Kamil Syahbana, kepada koran ini Selasa kemarin juga membenarkannya. “Betul memang ada terekam gempa vulkanik dalam dalam enam jam terakhir ini. Dan hal ini menunjukan masih adanya dinamika magma di Gunung Agung,” tegas Devy Kamil Syahbana.
 
Kendati demikian jumlah dan freqwensi gempa vulkanik dalam dan dangkal yang terjadi ini belum signifikan. Artinya memang masih ada potensi terjadinya erupsi, namun kalaupun erupsi itu terjadi menurutnya sekalanya masih kecil termasuk ancaman bahayanya masih disekitaran zona merah radius 4 kilometer dari kawah Gunung Agung.
 
Lantas bagaimana dengan hasil pemantauan Hot Spot atau titik panas di Kawah Gunung Agung, termasuk pemantauan emisi gas di Kawah Gunung Agung yang terakhir? Terkait hal ini pihaknya bersama para pengamat di Pos Pantau Gunung Agung masih terus melakukan pemantauan dan pengamatan secara intensif perkembangannya.
 
Dari hasil pengamatan citra satelit Hot Spot atau titik panas di kawah terakhir terekam pada 29 Oktober 2019 lalu, dan selama bulan November ini belum terdeteksi lagi. Sedangkan untuk emisi gas di Kawah Gunung Agung masih teramati adanya emisi gas berwarna putih setinggi 50-100 meter. 
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bentengi Siswa dari Narkoba, DPRD dan Pemkab Perlu Pastikan Sosialisasi Tak Sekadar Seremonial

balitribune.co.id | Mangupura - Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, kembali mengingatkan pentingnya pencegahan  penyalahgunaan narkoba sejak usia sekolah.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK TI Global, Kuta Utara, Rabu (15/7), yang dirangkaikan dengan penyuluhan bahaya narkoba bagi siswa baru.

Baca Selengkapnya icon click

Karya di Pura Dalem Sempidi, Pemkab Badung Gelontorkan Hibah Rp1,9 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta didampingi Ketua WHDI Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta menghadiri persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Dalem Desa Adat Sempidi, Kecamatan Mengwi, Selasa (14/7). Kehadiran ini merupakan bagian dari rangkaian Karya Agung yang diselenggarakan oleh desa adat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinsos Badung Raih Nilai Tertinggi Penilaian Ombudsman, Bupati Minta Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Sosial Kabupaten Badung meraih nilai tertinggi dalam penilaian unit layanan Ombudsman Republik Indonesia dengan skor 89,59. Atas capaian tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kepala Dinas Sosial Badung I Gde Eka Sudarwitha di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (14/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

PP Akomodasi Calon Tunggal di Pilkel, Komisi I dan DPMD Tabanan Pilih Tunggu Permendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Komisi I DPRD Tabanan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sedang menunggu terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) sebagai acuan teknis pelaksanaan pemilihan perbekel (Pilkel) serentak pada 2027.

Langkah ini dilakukan untuk mengatur mekanisme calon tunggal yang kini telah diakomodir dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 untuk melawan kotak kosong.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.