Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gianyar Kecipratan Bansos Non Tunai PKH, Rp 3,5 M

Bantuan
BANSOS - Mensos RI Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Gianyar Agung Bharata saat memberikan bansos kepada anak-anak miskin di Gianyar.

Gianyar, Bali Tribune

Program Keluarga Harapan (PKH) bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemberian bantuan tunai atau non tunai dengan kondisionalitas memperoleh pelayanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial. Penerima PKH juga diprioritaskan memperoleh bantuan Rastra (Beras Sejahtera), KIP, KIS, PMT, Rutilahu dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) serta program-program bersubsidi lainnya. Dampak dari PKH adalah menurunkan angka kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial.

Hal ini disampaikan Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan Bantuan Sosial Non Tunai PKH dengan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) yakni BRI, BNI, BTN dan Bank Mandiri,  di Balai Budaya Gianyar, Minggu (9/10).

Untuk awal penyaluran bantuan non tunai, Kemensos melalui Himbara akan menyalurkan bantuan sekitar 1 juta KPM di 20 Provinsi dan 68 Kabupaten/Kota, sedangkan tahap III dan IV rencananya mulai disalurkan pada akhir tahun ini. Sementara tahun 2017 akan ditingkatkan menjadi 3 juta KPM penerima non tunai bantuan sosial.

Penyaluran bantuan sosial non tunai dipriorotaskan pada wilayah perkotaan dengan manfaat E-Warong KUBE-PKH dan agent Bank Himbara. Untuk memastikan keluarga miskin memperoleh bantuan perlindungan, jaminan dan pemberdayaan sosial secara integrative holistic, maka penyalurannya menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimodifikasi menjadi Kartu Debet ATM Himbara dengan system E-Walet dan tabungan terintegrasi.  Teknis pengambilan bantuan non tunai PKH dan Rastra/Pangan melalui E-Warong KUBE- PKH ini dalam rangka pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Selain itu, terdapat titik-titik lainnya yang dapat digunakan untuk pencairan melalui agen-agen perbankan, ATM dan outlet bank tertentu. Jaringan outlet Himbara saat ini mencapai lebih 55.000 ATM dan lebih dari 114.000 agen sehingga dapat mengakomodir penyaluran bansos tersebut. “Sistem ini merupakan karya inovatif Himbara bersama Kemensos untuk mendukung program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan,” terang Khofifah Idar Parwansa.

Untuk Bantuan Sosial Kabupaten Gianyar Tahun 2016, Program Keluarga Harapan (PKH), penerima manfaat 2.803 keluarga atau Rp 5.444.585.000, Bantuan Kompensasi Eks Timtim, 201 Jiwa (Rp 2.010.000.000); Bantuan Sosial Lanjut Usia, 74 Jiwa (Rp 148.000.000); Bantuan Sosial Disabilitas, 31 Jiwa (Rp 93.000.000); Beras Sejahtera (Rastra), 21.454 keluarga (Rp 28.055.395.800); Bantuan Kendaraan Siaga Bencana, 1 Unit (Rp 30.427.100); Program Bantuan Hibah Dalam Negeri, 370 Keluarga (Rp 78.000.000). Sehingga total Bantuan Sosial untuk Gianyar Tahun 2016 sebesar Rp 35.859.407.900.

Bupati Gianyar, A A Gde Agung Bharata menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gianyar sangat berkomitmen dalam membantu masyarakat miskin. Sehubungan dengan itu, Pemkab Gianyar juga akan selalu siap mendukung semua program-program Pusat dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan. Saat ini, melalui dana sosial tak terduga, Pemkab Gianyar juga telah menyiapkan bantuan kepada masyarakat yang sangat miskin dan anak-anak yatim piatu serta lanjut usia tanpa keluarga dengan jumlah rata- rata bantuan yang diterima sebesar Rp 12 juta hingga Rp 18 juta pertahun per Keluarga. Demikian juga, pemkab juga telah menyebar relawan- relawan sosial untuk memperhatikan anak- anak miskin dan lanjut usia tanpa keluarga. 

Lebih lanjut Agung Bharata menjelaskan, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) telah diterima sejak tahun 2014, dan penyaluran bantuan tahap III tahun 2016, telah terealisasi sebesar Rp 1,11 Miliar. Selain itu pada tahun 2016, Kabupaten Gianyar juga telah mendapat bantuan KUBE PKH sebanyak 40 unit, dan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) sebanyak 45 unit.

wartawan
redaksi
Category

Bapenda Buleleng Genjot Pajak PBB-P2, Targetkan Realisasi 75 Persen di Bulan September

balitribune.co.id I Singaraja - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng tengah melakukan upaya ekstra untuk mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun anggaran 2026. Hingga akhir Juli, realisasi PBB-P2 baru menyentuh angka 27,91 persen atau sekitar Rp8,3 miliar dari target total Rp30 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

DPC PDI-P Bangli Gelar Seminar 30 Tahun Tragedi “Kudatuli”

balitribune.co.id I Bangli - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Bangli menggelar seminar serangkaian memperingati 30 tahun peristiwa kerusuhan 27 juli 1996 (Kudatuli) pada Senin (27/7/2026). Kegiatan seminar yang berlangsung di kantor DPC  PDI-P Bangli menghadirkan narasumber I Nyoman Prabu Rumiartha SH.MH.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seluruh Kepala Sekolah se-Denpasar Berkomitmen Wujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) mulai mengintensifkan implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) dengan menggelar sosialisasi bagi seluruh kepala sekolah TK/PAUD, SD, dan SMP se-Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Korban Pengeroyokan di Tabanan Tempuh Jalur Hukum, Makam KD Dibongkar

balitribune.co.id | Singaraja – Kepolisian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang meninggal dunia usai menjadi korban pengeroyokan massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Proses penggalian makam dilakukan di Tempat Pemakaman Desa Adat Sidetapa, Senin (27/7/2026), sebagai bagian dari prosedur penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

41.904 Siswa SD di Denpasar Jadi Sasaran BIAS 2026, Dinkes Siapkan Empat Jenis Vaksin

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar akan melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 mulai Agustus hingga November mendatang. Program tahunan ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan kesehatan anak usia sekolah melalui pemberian imunisasi lanjutan sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.