Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gianyar Siapkan Objek Wisata untuk Delegasi IMF-WBAM

Tirta Empul, salah satu objek wisata yang akan dikunjungi delegasi IMF-WBAM 2018.

BALI TRIBUNE - Setiap ada hajatan berskala internatinoal di Pulau Dewata, sejumlah objek wisata dipastikan akan menjadi tujuan kunjungan para delegasi. Demikian halnya dalam menyiapkan kunjungan delegasi IMF-World Bank Annual Meeting (IMF-WBAM) 2018,     Dinas Pariwisata Gianyar bersiap melakukan pembenahan dan evaluasi terhadap sejumlah objek wisata. Menyambut kunjungan delegasi negara ini, Pemerintah   Kabupaten Gianyar sudah menyiapkan 13 objek wisata terfavorit. “Dari 35 objek wisata yang ada di Bali, 13 objek  berada di Gianyar. Objek yang ditunjuk dan  lainnya juga kita lakukan pembenahan,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, AA Ari Bramantha, Senin (3/9). Lanjutnya, dari 13 destinasi wisata tersebut sebanyak 7 destinasi berada di Ubud, sedangkan 6 destinasi tersebut seperti objek wisata Tirta Empul, Pura Gunung Kawi, Taman Nusa, Bali Safari dan Istana Tampaksiring, termasuk Pasar Seni yang berada di Gianyar. Sedangkan destinasi lain di luar Kabupaten Gianyar seperti Danau Beratan, Lovina, Buleleng. Pura Besakih, Karangasem termasuk Desa Panglipuran Bangli. “Mengingat yang hadir mencapai 18.000 delegasi, ada kemungkinan mereka memiliki agenda privat tour atau privat program,” terangnya. Destinasi wisata yang ditunjuk tersebut berhubungan dengan khasanah budaya, pemandangan alam, kuliner, pertanian termasuk Spa. AA I Bramantha mengaku mempersiapkan fasilitas objek wisata dengan baik, mulai dari kebersihan, penunjuk arah, guide, lalu lintas termasuk kebersihan toilet. “Setiap saat kami pantau situasi dan perkembangannya, apabila ada yang memerlukan perhatian khusus, segera kita benahi,” bebernya. Dengan ditunjuknya 13 destinasi wisata yang ada di Gianyar tersebut, maka secara tidak langsung dijadikan sebagai ajang promosi wisata kepada delegasi yang berkunjung. Dari keseluruhan destinasi yang dipersiapkan Kabupaten Gianyar, menurutnya persiapan pada Pasar Seni yang memerlukan perhatian lebih. Mengingat dalam Pasar Seni persoalan sampah dan kebersihan toilet akan menjadi perhatian khusus. “Khusus untuk Pasar Seni, kita beri perhatian khusus berkaitan dengan kebersihan dan toilet. Terutamanya  Pasar Seni Ubud dan Pasar Seni Sukawati. Masing-masing leading sektor memiliki tugas, termasuk DLH untuk urusan kebersihan dan Dinas Perhubungan untuk transportasi,” pungkasnya.

wartawan
Redaksi

Gubernur Bali Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal

balitribune.co.id I Denpasar - Bali sebagai destinasi wisata dunia harus dijaga ketat karena berkontribusi besar bagi devisa pariwisata nasional dan ekonomi Bali. Hal itu yang mendorong Gubernur Bali bersama Kepolisian Daerah (Polda) Bali Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) menangani kasus wisatawan mancanegara (wisman) nakal, narkoba dan judi online di Bali. 

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kualitas Ogoh-ogoh Meningkat Pesat, Juri Puji Semangat Yowana Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Antusiasme sekaa teruna dan yowana dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mencatat tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh di seluruh wilayah "Gumi Keris" telah mencapai 95 persen saat penilaian tingkat zona berakhir pada Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kadinkes Badung: Kebijakan 5 Hari Poli RSD Mangusada Wewenang Direktur

balitribune.co.id I Mangupura - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Badung dr I Made Padma Puspita, menegaskan bahwa kebijakan operasional di RSD Mangusada, termasuk rencana uji coba pelayanan Poliklinik 5 hari kerja, adalah wewenang Direktur RSD Mangusada. "Dinkes tidak di posisi menyetujui atau tidak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.