Golkar Bali Soroti Minimnya Pasokan Oksigen | Bali Tribune
Bali Tribune, Kamis 28 Oktober 2021
Diposting : 15 August 2021 22:45
ARW - Bali Tribune
Bali Tribune/ I Nyoman Sugawa Korry (tengah)
balitribune.co.id | Denpasar  - Belum melandainya kasus Covid-19 di Bali serta terbatasnya ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19 di rumah sakit di Bali, menjadi sorotan berbagai pihak termasuk DPD Partai Golkar Provinsi Bali.
 
“Kami menyarankan dan mendukung penyiapan anggaran APBD Provinsi Bali (refocusing) untuk pengadaan generator oksigen dengan kapasitas yang memadai untuk rumah sakit, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” ucap Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry, Minggu (15/8).
 
Ia mengatakan hal itu saat menghadiri Donor Darah Jilid 2, yang digelar Golkar Bali serentak di 9 DPD Golkar Kabupaten/Kota se Bali. Sugawa Korry menambahkan, pengadaan generator-generator  bisa dilakukan secara sinergis melalui APBD provinsi, kabupaten dan kota maupun partisipasi BUMN/BUMD dan swasta melalui CSR masing-masing.
 
“Pengadaan dan penyiapan generator oksigen ini sangat penting dan mendesak, oleh karenanya, kami dari Partai Golkar akan memberikan dukungan sepenuhnya atas kebijakan tersebut,” ucapnya.
 
Sugawa Korry berpendapat, adanya partisipasi dari berbagai pihak, kekhawatiran atas kurangnya ketersediaan oksigen di seluruh rumah sakit, Bali khususnya, segera bisa diatasi dan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Seperti halnya yang ada di Rumah Sakit Bali Mandara, yang merupakan sumbangan salah satu organisasi.
 
 Menurutnya, Refocusing anggaran bisa jadi jawaban atas persoalan yang ada, tapi dengan catatan harus ada keterlibatan kabupaten/kota ataupun pihak swasta. Sebabnya, keterbatasan suplai oksigen bukan hanya terjadi hanya di provinsi, tapi merata di kabupaten/kota.
 
“Bantuan generator oksigen yang ada di Rumah Sakit Bali Mandara itu kalau tidak salah nilainya sekitar Rp 5 miliar, dan kalau kita mau, kita bisa, kok,” tukasnya.
 
Sementara itu donor darah yang digelar Partai Golkar Bali sebagai implementasi dokrin Partai Golkar “Karya dan Kekaryaan”, di samping juga kepedulian Partai Golkar di masa Covid-19. Donor darah diikuti sekitar 1.300 pendonor.
 
“Golkar harus tampil di depan, memberikan jawaban dan solusi di setiap persoalan yang timbul. Dan kebutuhan darah di masa Covid-19 sangat mendesak, Golkar memberikan jawabannya sekarang,” pungkas Sugawa Korry yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, ini.

Hukum & Kriminal

Terpopuler