Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubenur Koster Lobi Menkes Budi Guna, Siapkan Vaksinasi Massal di 3 Kawasan Zona Hijau

Bali Tribune / MENINJAU - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin (tengah), Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat meninjau vaksinasi massal di Ubud pada Anggara, Umanis, Wariga, Selasa (16/3) lalu.

balitribune.co.id | Denpasar – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Bali, Wayan Koster telah memutuskan 3 Kawasan di Pulau Bali menjadi Zona Hijau atau zona nyaman dan aman dari Covid-19, yang akan dijadikan sebagai kawasan yang boleh dikunjungi para wisata mancanegara. Ketiga kawasan tersebut, meliputi Ubud (Gianyar), Nusa Dua (Badung), dan Sanur (Denpasar).
 
Untuk mencapai target tersebut, Gubernur Koster menegaskan penduduk dan para pekerja sektor usaha yang ada di kawasan ini akan segera di vaksin sebanyak 2 kali, direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir Maret 2021. “Keputusan 3 Zona Hijau ini juga telah disetujui Bapak Presiden Joko Widodo yang disampaikan pada saat meninjau vaksinasi massal di Ubud pada Anggara, Umanis, Wariga, Selasa (16/3) lalu,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini, pada Buda, Paing, Wariga, Rabu (17/3).
 
Secara rinci, jumlah penduduk dan pekerja sektor usaha yang akan divaksin di Kawasan Ubud meliputi Desa/Kelurahan Ubud, Sayan, Kedewatan, dan Petulu yang jumlah penduduknya sebanyak 32.153 orang dan pekerja sektor usaha sebanyak 14.892 orang dengan total sebanyak 47.045 orang.
 
Sementara di Kawasan Nusa Dua dan sekitarnya meliputi Desa/Kelurahan Jimbaran, Benoa, Tanjung Benoa, dan Tuban serta ITDC yang terdiri dari jumlah penduduk sebanyak 78.458 orang dan pekerja sektor usaha sebanyak 8.373 orang dengan total sebanyak 86.631 orang.
 
Sedangkan Kawasan Sanur meliputi Kelurahan Sanur, Sanur Kaja dan Sanur Kauh yang terdiri dari jumlah penduduk sebanyak 26.896 orang dan pekerja sektor wisata sebanyak 8.831 orang, dengan total sebanyak 35.727 orang.
 
Berikut rekapitulasi jumlah penduduk dan pekerja di 3 Zona Hijau :
 
 
 
 
Tiga kawasan ini akan di kelola dengan perlakuan khusus, baik bagi penduduk, para pekerja, dan mobilitas masyarakat yang masuk dan keluar dari kawasan tersebut sehingga terhindar dari penyebaran Covid-19. Penentuan zona hijau untuk destinasi wisata harus dilaksanakan secara bertahap karena keterbatasan vaksin. Pada tahap berikut akan ditentukan zona hijau untuk kawasan lain di Kabupaten Badung, Klungkung, Karangasem, Bangli, Tabanan, Buleleng, Jembrana, dan Denpasar.
 
Tidak hanya berjuang menjadikan 3 Kawasan di Pulau Bali sebagai Zona Hijau, namun berlanjut ke tahap berikut, dimana Gubernur Koster juga sedang berupaya keras melobi Menkes, Budi Gunadi Sadikin agar 70 persen atau sekitar 3 juta orang penduduk Bali bisa di vaksin dengan harapan pelaksanaan vaksinasi ini bisa dituntaskan paling lambat pada Bulan Juli 2021. “Keinginan ini sudah saya sampaikan kepada Bapak Presiden pada saat vaksinasi massal para pekerja pariwisata di Hotel Haris, Denpasar,” ungkap mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.
 
Lebih lanjut disebutkannya, kenapa Bali memohon 70 persen penduduknya bisa di vaksin? Karena upaya ini sangat penting untuk menjadikan Bali sebagai pulau yang nyaman dan aman dari Covid-19, sehingga pemulihan pariwisata segera dapat dilakukan. Mengingat pariwisata Bali sudah sangat terpuruk akibat dampak pandemi Covid-19 yang muncul sejak Maret Tahun 2020 lalu.
 
“Saya telah melaporkan kepada Bapak Presiden mengenai kesiapan untuk melakukan percepatan vaksinasi massal tersebut. Penanganan akan dilakukan secara bersama-sama dengan Bupati/Walikota se-Bali, TNI, POLRI, dan Perguruan Tinggi Kesehatan serta dengan mengikutsertakan para perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya,” jelasnya.
 
Dalam mensukseskan percepatan vaksinasi tersebut, Gubernur Bali juga akan melibatkan Kepala Desa, Lurah, dan Bendesa Adat agar mendorong warga untuk mengikuti vaksinasi.  Kemudian dalam strategi selanjutnya, Gubernur Koster bersama jajarannya tengah menyiapkan sistem dan menyiapkan manajemen operasional agar vaksinasi massal ini dapat dikelola secara baik dan terukur mencapai target.

 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Putus Rantai Penularan DBD, Tabanan Gencarkan Gertak PSN Mingguan

balitribune.co.id | Tabanan - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tabanan masih menjadi perhatian serius. Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan pun mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) Mingguan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Respon Keluhan Warga, Wabup Supriatna Tinjau Jalan Rusak di Dusun Perigi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi jalan di wilayah pedesaan. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna turun langsung meninjau akses jalan di Dusun Perigi, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

MatuRUN, 30 Pemedek Lari Spiritual Menuju Pura Besakih

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 30 pelari mengikuti kegiatan MatuRUN, sebuah lari spiritual menuju Pura Besakih dengan jarak tempuh sekitar 33 kilometer. Sembahyang ala pelari ini digagas oleh komunitas Healing On The RUN, merupakan bentuk persembahyangan (tangkil) dengan cara berbeda, yakni berlari sambil berbhakti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali United Gagal Curi Poin

balitribune.co.id I Denpasar - Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung pada laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4/2026) malam.

Pada laga yang dipimpin wasit M Erfan Efendi itu Bali United kalah 2-3 meski tuan rumah Pangeran Biru—julukan Persib Bandung bermain dengan 10 orang pemain menyusul diusirnya Matricardi oleh wasit di menit ke-65 karena akumulasi kartu kuning.

Baca Selengkapnya icon click

Gurihnya Bisnis Kuliner Malam di Denpasar, Untung Melimpah, Pajak Masih Dipertanyakan

balitribune.co.id | Denpasar - Kuliner malam kini jadi sesuatu yang ramai dimanfaatkan sejumlah pengusaha makanan dan minuman. Selain buka lapak lesehan juga rombong kaki lima yang menyewa lapak untuk tempat makan. Terutama di jalur keramain seperti wilayah Teuku Umar, omzet yang diraup dari usaha makan dan minuman dalam semalam mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.