Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Akui Kontribusi Aset Masih Minim

Gubernur Bali Made Mangku Pastika
Gubernur Bali Made Mangku Pastika

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika, mengakui bahwa pemerintah Provinsi Bali sesungguhnya memiliki banyak aset. Di antaranya adalah aset berupa 4 ribu bidang tanah, yang tersebar di kabupaten dan kota di seluruh Bali.  Seluruh aset ini, sudah bersertifikat. Hanya saja pengelolaannya belum jelas. Dampaknya adalah, kontribusi aset untuk pendapatan asli daerah, menjadi sangat minim.  "Kita punya tanah 4000 bidang. Hampir seluruhnya bersertifikat. Selama 10 tahun ini, secara bertahap kita sertifikatkan. Tetapi pengelolaan masih di kabupaten dan sering tidak jelas kontribusinya," kata Pastika, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, di Denpasar, Selasa (15/5). Jika merujuk pada aturan yang ada, kata dia, maka hasil pengelolaan aset ini jelas. Ada untuk kabupaten dan ada juga untuk provinsi. Sayangnya, selama ini hal tersebut, tidak jelas.  "Kebanyakan ga terima apa - apa. Lama - lama kalau tidak diurus, bisa hilang. Ada sertifikat, tapi tanah ga ada. Kan kacau kita. Ada yang jadi rumah, ada yang jadi apa. Ini repot," jelasnya.  Karena itu setelah lahan disertifikat, lanjut Pastika, harus dikelola. Jika dikelola dengan baik, dipastikan akan memberi manfaat bagi pemerintah. Selain itu, juga memberikan kepastian bagi masyarakat yang menggarap.  "Memang selama ini ada sebagian kontribusi masuk, tetapi sedikit sekali. Nanti saya cek," tandas Pastika.  Ia tak menampik, jika potensi pendapatan dari aset daerah sangat besar. "Jadi Kita antisipasi, jangan sampai hilang, apalagi seiring jumlah penduduk yang bertambah," tegas Pastika.

wartawan
San Edison
Category

BI Bali Apresiasi Rakor Pembangunan, Dorong Program Berlanjut hingga Tahap Realisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Simpan 280 Gram Sabu Siap Edar, Polisi Tangkap Oknum PPPK Dishub Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Tim Satresnarkoba Polres Tabanan menangkap seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan berinisial IGBBY (32).

Pria asal Karangasem ini diringkus di kamar kosnya karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ratusan gram siap edar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rencana 'Regrouping' Dua SD, Disdik Tabanan Tunggu SK Bupati

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan memastikan rencana penggabungan atau regrouping dua sekolah dasar (SD) di tahun ini dilakukan setelah ada dasar hukumnya.

Saat ini Disdik Tabanan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati. Selama payung hukum itu belum turun, para murid di dua SD yang hendak digabung itu belajar seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Belasan Perhiasan Emas, Dua Warga Asal Tejakula Diringkus Polsek Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kerja cepat Unit Reskrim Polsek Ubud membuahkan hasil. Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian perhiasan yang terjadi di Banjar Petulu Desa, Kecamatan Ubud, dan mengamankan dua orang pelaku.

Kedua pelaku masing-masing berinisial GSA (33), perempuan, dan KSD (33), laki-laki. Keduanya merupakan warga Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.