Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Bank Indonesia Optimis Perekonomian Indonesia Tumbuh 4,8 - 5,3 Persen

Bali Tribune / SARASEHAN - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam acara Sarasehan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional di Nusa Dua, Jumat (9/4).

balitribune.co.id | Nusa DuaGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan pihaknya tetap optimis bahwa perekonomian Indonesia akan tetap mampu tumbuh sekitar 4,8 persen sampai 5,3 persen tahun ini atau lebih tinggi dibanding proyeksi IMF.

Hal ini menyusul Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,8 persen menjadi 4,3 persen untuk tahun ini.

“Optimis, BI perkirakan tahun ini bisa tumbuh 4,8 persen sampai 5,3 persen lebih optimis dari IMF sebab kita sinergi kuat dan ekspor bagus,” katanya dalam acara Sarasehan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional di Nusa Dua, Jumat (9/4).

Perry menyatakan Indonesia tetap optimis dengan target pertumbuhan ekonomi yang telah dilakukan karena adanya sinergi yang sangat kuat antara Bank Indonesia, pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, dan LPS.

Ia menuturkan sinergi yang kuat itu dilakukan baik dari sisi ekspor, inflasi, rasio kredit macet atau Non-Performing Loan (NPL), perbankan, pemberian stimulus ekonomi, program vaksinasi maupun dalam mendorong penyaluran kredit.

“BI optimis melalui sinergi kuat dengan vaksinasi, stimulus fiskal, stimulus moneter, stimulus OJK, dukungan Komisi XI, perbankan, dunia usaha Insya Allah Indonesia tahun ini on the path of economy recovery,” tegasnya.

Sementara itu, Perry menjelaskan pihaknya selama ini telah melakukan bagi beban atau burden sharing dengan pemerintah untuk membiayai kebutuhan tahun lalu.

“Tidak tanggung-tanggung BI membiayai fiskal tahun lalu Rp473 triliun termasuk Rp397 triliun dananya dari BI. Beban dari BI untuk bansos termasuk membeli vaksin,” katanya.

Ia melanjutkan, untuk tahun ini Bank Indonesia telah membeli Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar primer sekitar Rp94 triliun.

“BI semua policy mendukung pertumbuhan ekonomi dengan sinergi bersama pemerintah, OJK, LPS, dunia perbankan dan dunia usaha,” katanya.

wartawan
IGM Pujastana
Category

Virus ASF Mengancam, Denpasar Antisipasi Kematian Babi

balitribune.co.id I Denpasar - Kasus kematian massal babi yang melanda peternak di Canggu (Kabupaten Badung) dan Payangan (Kabupaten Gianyar) mulai memicu kekhawatiran di kalangan peternak babi di Kota Denpasar. Kematian mendadak tersebut diduga kuat akibat serangan virus African Swine Fever (ASF), yang sebelumnya juga pernah melumpuhkan industri peternakan babi lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah Joglo Dua Lantai di Tabanan Ludes Terbakar

balitribune.co.id I Tabanan - Sebuah rumah bergaya joglo dua lantai beserta satu unit mobil dan sepeda motor di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, ludes terbakar pada Minggu (24/5/2026) petang. Kobaran api yang muncul sejak pukul 18.00 Wita melahap habis bangunan milik I Nengah Alit Mustika tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.