Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Koster: Generasi Muda Harus Paham Sejarah Bangsa

Bali Tribune/ Gubernur Bali Wayan Koster
balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan, generasi muda khususnya di Bali harus paham dengan sejarah bangsa. "Jangan meninggalkan sejarah. Generasi terkini harus tahu siapa pahlawan bangsa, siapa proklamator kemerdekaan Republik Indonesia," ucapnya bersemangat.
 
Gubernur Koster mengatakan hal itu pada pembukaan 'Lomba Cerdas Cermat dan Pidato Bung Karno' di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Denpasar, Kamis (13/6) pagi.
 
Dalam acara yang dilaksanakan terkait peringatan Bulan Bung Karno tersebut, Gubernur Koster menguraikan peran besar Bung Karno dalam masa-masa menuju kemerdekaan. "Sejarah mencatat peran beliau dalam menjadikan bangsa ini merdeka. Kita harus warisi semangat, ide dan gagasan beliau untuk Indonesia Raya," katanya menegaskan.
 
Seiring dengan jasa-sasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan hal-hal lain yang berkaitan dengan terlahirnya negeri ini, menurut Koster sudah sepantasnya Bung Karno untuk dihormati sebagai Bapak Bangsa, sebagai Pahlawan Nasional.
 
Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali itu menjelaskan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengaplikasikan nilai-nilai luhur ajaran Bung Karno bagi rakyat Indonesia, terlebih di Provinsi Bali. "Bali adalah percontohan bagi daerah lain dalam menerapkan ajaran Bung Karno secara utuh, sesuai kearifan lokal yang ada," ujar pria kelahiran Sembiran, Kabupaten Buleleng itu.
 
Gubernur menyebutkan, "Visi 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali' pun ide dan konsepnya saya gali dari pemikiran Bung Karno, di mana konsep berkepribadian secara budaya sangat cocok dengan Bali." 
 
Di tahun-tahun selanjutnya, Koster memastikan gelaran Bulan Bung Karno akan terus dilaksanakan dan akan lebih meriah lagi. "Peserta lomba akan kita tingkatkan lagi. Sekarang tingkat SMA/SMK, tahun depan mulai dari SD sampai perguruan tinggi. Kita tanamkan nilai-nilai kebangsaan dari tingkat awal hingga tingkat lanjutan generasi kita," ujarnya di hadapan peserta yang turut didampingi para guru dan kepala sekolah mereka masing-masing.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa dalam kesempatan yang sama mengatakan, semangat dan gagasan Bung Karno terutama Pancasila harus diteladani generasi penerus. "Kita mengenang dan merefleksikan semangat Bung Karno yang sesuai pula dengan visi 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali' dan kearifan lokal Bali," kata Jayawibawa menandaskan.
 
Lomba pidato dan cerdas cermat itu sendiri diikuti perwakilan SMA/SMK/SLB kabupaten/kota se-Bali, di mana 23 orang siswa tercatat turut ambil bagian dalam lomba pidato dan 45 peserta lomba cerdas cermat bertema Bung Karno. 
 
Gubernur Koster dalam kesempatan tersebut juga turut langsung menyaksikan dan menyemangati beberapa peserta yang tampil mengikuti perlombaan.  
wartawan
Release
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.