Diposting : 6 March 2020 17:48
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / Gubernur Bali, Wayan Koster saat Rakor Percepatan Pemulihan Kondisi Pariwisata & Perekonomian Bali sebagai Dampak dari Virus Corona di Kantor Bank Indonesia Denpasar Jumat (6/3)
balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai destinasi pariwisata terbaik dunia, Bali memiliki fasilitas berstandar internasional dan memiliki sumber daya manusia yang profesional serta berpengalaman dalam mengelola kepariwisataan. Pariwisata Bali seringkali mengalami guncangan-guncangan, seperti kejadian Krisis Teluk Persia (Perang Teluk) tahun 1990-1991, Bom Bali tahun 2002, virus SARS tahun 2003, dan erupsi Gunung Agung tahun 2017. 
 
Gubernur Bali, Wayan Koster saat Rakor Percepatan Pemulihan Kondisi Pariwisata & Perekonomian Bali sebagai Dampak dari Virus Corona di Kantor Bank Indonesia Denpasar Jumat (6/3) mengatakan, saat ini pariwisata Bali kembali mengalami guncangan akibat merebaknya wabah corona (Covid-19) yang terjadi di beberapa negara. Sehingga mengakibatkan menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali. Berbagai peristiwa tersebut semakin mematangkan pengalaman Bali dalam mengelola pariwisata dan semakin meningkatkan daya tahan kepariwisataan Bali. 
 
Disampaikan Koster, sejalan dengan implementasi Visi Pembangunan Daerah Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, Bali terus melakukan pembenahan penyelenggaraan kepariwisataan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas lingkungan alam, manusia, dan budaya. Bali telah sukses menerapkan kebijakan pembatasan timbunan sampah plastik sekali pakai. 
 
"Saat ini Bali sedang melaksanakan berbagai inovasi kebijakan, seperti sistem pertanian organik, Bali energi bersih, kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, dan pengelolaan sampah berbasis sumber. Bali terus meningkatkan sumber daya manusia yang semakin profesional sesuai dengan tuntutan zaman." 
 
Menurut orang nomor satu di Bali ini, pada saat yang bersamaan, Bali terus bergerak dalam memperkuat dan memajukan kearifan lokal dan budaya, yaitu program pelindungan Kawasan Suci Besakih di Kabupaten Karangasem dan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Kabupaten Klungkung. Tujuannya adalah untuk memperkokoh fundamental budaya dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin dinamis dan untuk mengembalikan Bali sebagai Padma Bhuwana, pusat peradaban dunia. 
 
Kata dia, dalam rangka meningkatkan daya saing pariwisata, Bali saat ini tengah gencar membangun infrastruktur darat, laut, dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi. Beberapa infrastruktur yang sedang dan akan dibangun, seperti jalan pintas (short cut) Singaraja – Denpasar, rencana pembangunan jalan Tol Gilimanuk - Denpasar,  pengembangan Bali Maritime Tourism Hub di Benoa, pembangunan Pelabuhan Segitiga Sanur – Nusa Penida – Nusa Lembongan, dan pengembangan kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pembangunan infrastruktur ini  dilakukan untuk meningkatkan daya dukung, keamanan, dan kenyamanan Bali sebagai destinasi pariwisata berkelas Dunia. "Inilah bukti bahwa Bali tidak pernah diam, melainkan terus bergerak maju," cetus Koster. 
 
Di tengah munculnya wabah Covid-19 di Tiongkok yang berdampak di beberapa negara, Ia memastikan bahwa sampai saat ini penyebaran wabah Wuhan ini tidak terjadi di Bali. "Dengan pengalaman dan daya dukung yang semakin baik, kami menjamin bahwa Bali tetap merupakan destinasi yang aman, nyaman, dan paling menarik untuk dikunjungi," katanya.   
 
Koster menyampaikan, untuk membuktikan ketangguhan Bali dalam menyelenggarakan kepariwisataan, Pemerintah Provinsi Bali menghadirkan program branding “We Love Bali Movement", yang meliputi program, antara lain yaitu paket pariwisata Super Deal, Rally Wisata We Love Bali, Festival Kuliner Khas Bali, Festival Musik berskala Internasional, Festival DJ berskala Internasional, International Surfing Competition, Lari Marathon Bali 10 K Internasional, Bali Culture World Celebration, Mengundang Familiarization Trip TOP Tour Operator / Wholesaler, Mengundang Travel Writer, Youtuber, Blogger, Influencer untuk kampanye “We Love Bali” Movement, dan fasilitasi berbagai event berskala internasional di Bali.
 
Dia mengajak, untuk Bali yang dicintai bersama, masyarakat Indonesia dan dunia agar datang dan berkunjung ke Bali melihat keindahan alam Bali, menyaksikan seni-budaya Bali, dan menikmati kuliner khas Bali. "Dengan penuh sukacita dan rasa bangga, kami menunggu kedatangan yang terhormat para pecinta Bali di Pulau Dewata, The Island of Gods," ucapnya.