Gubernur Koster Siap Sukseskan BRI Liga 1 di Bali | Bali Tribune
Bali Tribune, Kamis 09 Desember 2021
Diposting : 16 November 2021 20:00
RED - Bali Tribune
Bali Tribune / Gubernur Bali Wayan Koster menerima Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto di Jayasabha, Denpasar, Selasa (16/11).

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Wayan Koster menerima kunker Waketum PSSI Iwan Budianto di Jayasabha Denpasar, Selasa (Anggara Umanis, Kuningan) 16 Nopember 2021 guna membahas persiapan sepak bola BRI Liga 1 yang akan berlangsung di Pulau Dewata.

Iwan Budianto mengatakan pihaknya memohon dukungan Gubernur agar pelaksanaan Liga 1 di Bali yang diikuti 18 klub berjalan lancar pada awal 2022. Pihaknya sudah melakukan verifikasi awal stadion di Bali.

Tercatat ada 4 stadion diverifikasi dan akan menjadi alternatif penyelenggaraan yakni Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Stadion I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Stadion Kompyang Sujana Denpasar, dan Stadion Samudra Kuta.

“Dalam verifikasi ini ada 3 aspek menjadi poin utama diverifikasi, yaitu infrastruktur lapangan dan lampu, marketing area, serta host broadcaster area,” jelas Iwan Budianto.

Ada 12 lapangan latihan menjadi alternatif, seperti di Badung ada 11 yang terdiri dari Finss Recreation Club, Garuda Dalung, Penataran Agung – Kedonganan, Yoga Perkanthi, Beji Mandala Pecatu, Desa Kutuh, Trisakti, Desa Buduk, Mengwi, Munggu, dan Banteng.

Alternatif selanjutnya ada di Kota Denpasar sebanyak 5 lapangan, yakni Lapangan Pemecutan, Kapten Japa, Grand Bali Beach, Lapangan Letda Made Pica, dan Karya Manunggal. Sedangkan di Kabupaten Gianyar alternatif lapangan latihannya ada 3, yaitu Lapangan Laba Bhuana, Astina, dan Wenara Mandala. Terakhir PSSI memberikan alternatif lapangan latihan di Kabupaten Tabanan sebanyak 2, Lapangan Desa Beraban dan Stadion Debes.

“Untuk lapangan latihan ini, Kami mohon Bapak Gubernur Bali membantu PSSI memberikan penggunaan lapangan latihan untuk klub sepakbola BRI Liga 1 secara gratis,” katanya.

Iwan menyampaikan 4 laporan kepada Gubernur Bali, Wayan Koster terkait yaitu, BRI Liga 1 yang memasuki putaran ke-4 dan ke-5 akan berlangsung Januari sampai Februari 2021. Selama di Bali, jumlah personel klub yang akan menginap di hotel kurang lebih sebanyak 60-70 orang.

“Untuk itu Kami memohon dukungan Bapak Gubernur Bali agar membantu memberikan PSSI kebijakan komunikasi dengan pihak pengelola hotel di Bali, supaya klub sepak bola BRI Liga 1 diberikan diskon harga kamar,” katanya.

Kemudian di dalam satu kali pertandingan yang akan ada di stadion, jumlahnya 299 orang lebih yang terdiri dari pemain, ofisial, panitia, dan lain sebagainya; dan dalam penyelenggaraan BRI Liga 1 ada sebuah kebijakan Pemerintah yang mengizinkan pertandingan disaksikan penonton di stadion dengan jumlah 25 persen dari kapasitas maksimal. “Atas kebijakan ini, kami memohon arahan Bapak Gubernur,” ungkap Iwan Budianto.

Gubernur Bali, Wayan Koster menyambut baik inisiatif PSSI menggelar BRI Liga 1 di Pulau Bali selama dua bulan, yakni dari Januari sampai Februari.

Gubernur Bali jebolan menyampaikan bahwa sepak bola sangat diminati banyak orang. Untuk itu, orang nomor satu di Pemprov Bali menyatakan dukungannya terhadap PSSI agar BRI Liga 1 yang akan berlangsung di Bali bisa berjalan lancar.

“Kami akan memberikan dukungan berupa tes antigen kepada pemain, pelatih, dan ofisial. Termasuk memberikan fasilitas lapangan latihan sepak bola secara gratis. Untuk permohonan diskon kepada pengelola hotel yang akan dijadikan tempat menginap, akan segera kami komunikasikan dengan pihak pengelola hotel yang sedang didata PSSI,” ujarnya yang disambut ucapan terima kasih Iwan Budianto.

Mengenai kehadiran penonton di stadion, Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng ini menegaskan akan segera mengomunikasikan dengan Pusat. Mengingat Bali saat ini sedang menjadi perhatian dunia termasuk Pemerintah Pusat, karena Bali di 2022 akan menjadi tuan rumah KTT G20 yang dihadiri seluruh pemimpin di dunia. Untuk itu, yang menjadi perhatian bersama saat ini ialah mengendalikan sebaran Covid-19 agar terus melandai kasusnya seperti saat ini.

“Jadi apabila nanti ada penontonnya di stadion, maka yang harus diperhatikan bersama ialah pengetatan protokol kesehatan, termasuk yang datang ke stadion, hingga penontonnya harus menunjukkan aplikasi PeduliLindungi,” pungkasnya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler