Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Pastika Mohon Pamit

PAMIT - Suasana haru mewarnai pelaksananan apel disiplin yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur, Senin (6/8). Pasalnya, pelaksanaan apel disiplin kali ini dimanfaatkan Gubernur Made Mangku Pastika untuk mohon pamit kepada ASN di Lingkungan Pemprov Bali.

BALI TRIBUNE - Suasana haru mewarnai pelaksananan apel disiplin yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur, Senin (6/8). Pasalnya, pelaksanaan apel disiplin kali ini dimanfaatkan Gubernur Made Mangku Pastika untuk mohon pamit kepada ASN di Lingkungan Pemprov Bali. “Ini adalah kali terakhir saya bersama kalian dalam kegiatan apel seperti ini,” ujarnya. Untuk itu, Pastika menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan jajaran birokrasi Pemprov Bali dalam mengawal 10 tahun pelaksanaan program Bali Mandara. Dia minta, apa yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan di  masa-masa mendatang. Ditambahkan Pastika, selama 10 tahun kebersamaan, tentu ada hal-hal yang tak berkenan yang secara tak sengaja diperbuatnya. “Dengan segenap kerendahan hati, saya mohon maaf,” tambahnya. Selain menjadi momen pamitan, dalam pengarahannya Pastika kembali menekankan tiga pilar organisasi yang harus senantiasa dipedomani seluruh ASN yaitu disiplin, hirarki dan loyalitas. “Tanpa berpedoman pada tiga pilar itu, sebuah organisasi hanya akan menjadi gerombolan liar yang tak berguna,” tandasnya. Pastika akan merasa sangat bangga jika seluruh ASN Pemprov Bali bisa tetap mempertahankan kedisiplinan yang ditunjukkan selama ia menjabat sebagai gubernur. Karena menurutnya ASN mengemban tugas dan tanggung jawab yang sangat berat. “Baik atau buruknya wajah birokrasi, sejahtera atau tidaknya rakyat, aman atau tidak amannya Bali, damai atau tidak damainya Bali tergantung kita. Kita tidak bisa menuding atau menyalahkan yang lain karena kitalah yang terpilih, diberi kepercayaan, wewenang dan fasilitas,” urainya. Tak layak jika ASN tak bertanggung jawab atas kepercayaan tersebut. Pada bagian lain, gubernur yang akan memasuki masa purna tugas 29 Agustus 2018 ini juga menyinggung Peringatan Hari Jadi ke-60 Provinsi Bali pada 14 Agustus 2018 mendatang. Kata dia, 60 tahun merupakan usia yang sudah sangat dewasa. Dalam rentang waktu 60 tahun, telah banyak pengalaman yang dipetik dan bisa dijadikan pelajaran untuk melanjutkan dan mengisi pembangunan di waktu-waktu mendatang. Selain itu, peringatan hari jadi juga diharapkan menjadi momentum evaluasi apa yang sudah dan belum dilakukan. Suasana haru makin terasa ketika Mangku Pastika menghampiri barisan dan menyalami peserta upacara. Para ASN pun memanfaatkan momen tersebut untuk wefie dan selfie. Terima kasih Bapak Gubernur Mangku Pastika, telah banyak yang diperbuat selama 10 tahun memimpin Bali. Semoga ke depannya Bali makin Maju, Aman Damai dan Sejahtera (Bali Mandara).

wartawan
Release
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait Rekrut Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS, Komisi III Berharap Segera Ada Direksi Definitif

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung akan membuka rekrutmen Direksi Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung. Pendaftaran untuk posisi Direktur Utama, Direktur Umum, serta Dewan Pengawas dijadwalkan berlangsung pada 15–19 Desember 2025.

Perekrutan jajaran direksi dan Dewan ini mendapat sambutan baik dari Ketua Komisi III DPRD Badung I Made Ponda Wirawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ponda Wirawan Hadiri Karya Pedudusan Agung di Pura Dalem Desa Banjar Aseman Abiansemal

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Badung I Made Ponda Wirawan mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Karya Mepadudusan Agung, Mapeselang, Mepedanan, Medasar Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Dalem Desa Banjar Aseman, Desa Adat Abiansemal, Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Badung, Jumat (28/11/2025). Hadir Perbekel Desa Abiansemal IB. Bisma Wikrama, Bendesa Adat Abiansemal IB.

Baca Selengkapnya icon click

Dua Kelompok Orang Asing Jadi Fokus Pengawasan Imigrasi

balitribune.co.id | Mangupura - Kebijakan keimigrasian di Bali menghadapi tantangan multidimensi yang kompleks, berbenturan antara tuntutan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi pariwisata dan keharusan menegakkan kedaulatan negara, hukum, serta norma budaya. Dinamika ini menempatkan Direktorat Jenderal Imigrasi pada posisi dilematis ditengah derasnya arus globalisasi dan ancaman transnasional. Hal tersebut diungkapkan Plt.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.