Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Pastika: Pekerjaan Kita Belum Selesai

Kemerdekaan RI
SELALU ADA – Lomba yang tak pernah hilang ketika warga memperingati Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan RI adalah lomba panjat pinang. Di Renon kemarin, sebanyak 72 “pohon pinang” dengan berbagai macam hadiah disediakan bagi peserta yang berhasil memanjatnya.

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan pekerjaan kita belum selesai dalam memaknai Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Selama masih ada ratap-ratap tangis di gubuk-gubuk orang miskin, maka pekerjaan kita belum selesai," kata Pastika usai menjadi Inspektur Upacara pada Apel Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-72 Kemerdekaan RI, di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Kamis (17/8).

Orang nomor satu di Pemprov Bali itu menyampaikan pernyataan tersebut mengutip pada amanat Presiden Soekarno pada Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 1950.

"Bung Karno mengatakan, kita boleh bangga telah menurunkan Sang Tri Warna, artinya penjajahan Belanda sudah kita turunkan, bisa kita rebut kemerdekaan. Tetapi pekerjaan kita masih panjang selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk orang miskin," ujarnya.

Pastika menambahkan, hal itu sesuai dengan tema peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan ini "Mari Kita Bekerja Bersama".

"Inti dari peringatan ini untuk memberikan motivasi dan semangat kepada kita semua untuk bersatu dalam wadah NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, untuk mengisi kemerdekaan dan mempertahankannya. Tetap dalam bingkai NKRI," katanya.

Usai peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI tersebut, Pastika, Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus R Golose dan jajaran organisasi perangkat daerah pemprov setempat beramah tamah dengan puluhan veteran bertempat di Wantilan Gedung DPRD Provinsi Bali.

"Penjajah telah menjajah bangsa kita baik secara fisik maupun mental. Dengan cucuran keringat, air mata bahkan nyawa, para pejuang mengantarkan kita pada kemerdekaan. Jangan kita sampai lupa dengan para veteran, jangan lupakan perjuangan mereka. Tiada kebahagian yang diraih tanpa adanya sebuah perjuangan," ucapnya di depan para veteran.

Didampingi Ayu Pastika, dia juga mengajak generasi muda untuk selalu ingat akan perjuangan para veteran dan mengisi kemerdekaan yang telah diraih sehingga bangsa yang sejahtera dapat terwujud.

Mantan Kapolda Bali itu juga menyampaikan apresiasinya serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas perjuangan para veteran meraih kemerdekaan sehingga kita bisa membangun bangsa.

wartawan
redaksi
Category

Rilis Album Perjaka Kasmaran I Bandit Kembali Warnai Musik Bali

balitribune.co.id I Gianyar - Musisi Bali Staryon kembali hadir meramaikan industri musik daerah dengan menghidupkan kembali nama I Bandit melalui album perdana bertajuk Perjaka Kasmaran. Album tersebut menjadi penanda kembalinya musisi asal Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, setelah vakumnya grup Boy n Bandit yang sempat populer pada awal tahun 2000-an.

Baca Selengkapnya icon click

Tradisi Ngelawang dan Pasar Dadakan Meriahkan Alas Kedaton

balitribune.co.id I Tabanan - Pelaksanaan tradisi Ngelawang dan keberadaan pasar dadakan memeriahkan suasana libur Umanis Galungan di objek wisata Alas Kedaton, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kamis (18/6/2026). Kehadiran atraksi budaya serta puluhan pedagang tersebut sukses memicu lonjakan kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) tersebut dibandingkan hari biasanya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angkat Pesan Kesucian Atma, Calonarang “Geseng Waringin” Duta Badung Memukau PKB XLVIII 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Rekasadana (Pergelaran) Calonarang bertajuk Geseng Waringin yang dibawakan Sanggar Seni Majalangu, Banjar Padang, Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, memukau penonton di Kalangan Ayodya, Art Centre Denpasar, Selasa (16/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wanita asal Kendari Diduga Dianiaya dan Diperkosa

balitribune.co.id I Denpasar - Seorang wanita asal Kendari, Sulawesi Tenggara berinisial DAK (32) diduga menjadi korban penganiayaan brutal sekaligus kekerasan seksual di Denpasar, Bali. Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah penginapan di Jalan Tukad Badung XVIII B, Senin (15/6/2026) pukul 04.30 Wita. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.