Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gung Jaya Tutup Porsenijar Denpasar, Denbar, SMPN 2 dan SMAN 1 Juara Umum

Porsenijar
JUARA – Plt Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara tampak menyerahkan piala kepada pemenang tingkat SMP.

BALI TRIBUNE - Setelah berlangsung selama sepekan, Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar tahun 2018  ditutup secara resmi oleh Plt.Walikota Denpasar  IGN. Jaya Negara di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Sabtu (12/5). Untuk cabang olahraga, keluar sebagai juara umum tingkat SD, yakni Kecamatan Denpasar Barat (Denbar) dengan 49 emas, 48 perak dan 52 perunggu. Untuk tingkat SMP juara umum digondol SMPN 2 Denpasar dengan 33 emas, 25 perak dan 37 perunggu. Untuk tingkat SMA/SMK juara umum disabet SMAN 1 Denpasar dengan 37 emas, 16 perak dan 15 perunggu. Sedangkan dalam cabang seni, tingkat SD juara umum diraih Kecamatan Denpasar Timur dengan 9 emas, 10 perak dan 6 perunggu. Untuk tingkat SMP juara umum SMPN 2 Denpasar dengan 4 emas dan 1 perak.   Plt Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, Porsenijar merupakan kegiatan pengembangan diri yang harus lebih diefektifkan sebagai ajang pencarian bibit atlet dan seniman. Menggali sebanyak mungkin potensi siswa sehingga pada kegiatan seperti Porsenijar akan lebih banyak lagi anak didik yang akan ikut berpartisipasi. Dengan semakin banyaknya anak didik terlibat, kata pria yang akrab disapa Gung Jaya ini, maka semakin banyak pula bibit atlet dan seniman akan bersaing, yang tentunya akan sangat baik bagi perkembangan prestasi olahraga dan seni di Kota Denpasar. Ditambahkan Gung Jaya, seluruh atlet supaya memanfaatkan dengan maksimal semua sarana prasarana olahraga yang sudah disediakan Pemkot Denpasar. “Kita ingin kegiatan olahraga menjadi suatu budaya di Kota Denpasar sehingga kita harapkan masyarakat akan semakin bugar dan tentunya prestasi dalam bidang olahraga terus meningkat,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Wayan Gunawan mengatakan Porsenijar yang telah berlangsung sepekan ini telah berjalan dengan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Selama penyelenggaraan tidak ada masalah menonjol. Namun setiap pertandingan olahraga pasti ada riak-riak kecil yang muncul akibat fanatisme para pendukung masing-masing sekolah. Hal tersebut masih dalam batas-batas wajar, karena semua komponen yang terlibat selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.