Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Guru Milenial untuk Indonesia

Bali Tribune/ Putu Ronny Angga Mahendra
oleh: Putu Ronny Angga Mahendra
 
balitribune.co.id - Setiap tanggal 25 November segenap warga bangsa memperingati Hari Guru Nasional yang bertepatan dengan HUT PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia). Peringatan Hari Guru semestinya tidak dilakukan sebagai suatu seremonial semata. Kita semua mengetahui bahwa guru adalah komponen penting dalam sebuah kemajuan pendidikan bangsa ini. Banyak hal yang sudah diberikan dalam membentuk hal itu, dikeluarkannya UU. No. 14 Tahun 2015 tentang Guru dan Dosen, yang secara jelas menyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
 
Undang-Undang ini merupakan satu perlindungan yuridis kepada guru di Indonesia dalam melaksanakan dan mengembangkan tugas keprofesionalannya. Pemberian tunjangan profesi guru adalah cara lain dari bentuk perhatian pemerintah kepada para guru di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan guru sehingga mampu bekerja secara profesional. Konsistensi 20% anggaran pendidikan oleh pemerintah juga adalah satu cara dalam membantu peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Sehingga diharapkan mampu membawa guru bukan lagi disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.
 
Di balik itu semua, ternyata ada satu tantangan baru terhadap perubahan paradigma bagi para guru di Indonesia. Berubahnya zaman konvensional ke milenial membuat para guru mesti memiliki beberapa kepekaan perubahan yang dilakukan. Pertama, dengan adanya revolusi industri 4.0 yang menyebabkan dominasi teknologi digital dalam kehidupan manusia. Namun, profesi guru tetap dibutuhkan karena dalam hal ini berfungsi menanamkan nilai-nilai kehidupan serta keteladanan yang tidak bisa dipelajari dari sumber informasi dan teknologi manapun.
 
Kedua, selain menguasai teknologi atau tidak gagap dengan teknologi (gaptek), guru juga mesti menguasai perubahan  teknologi. Guru saat ini dihadapkan pada generasi-generasi yang lahir pada revolusi industri keempat yang ditandai dengan kemunculan superkomputer, robot pintar, dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia mengoptimalkan fungsi otak. Akan muncul suatu distruptif teknologi yang hadir dengan cepat dan mengancam keberadaan pola lama. Pada kondisi dan situasi seperti ini para guru diharapkan hadir sebagai orang yang mampu memberi sudut pandang, alternatif, bahkan solusi kepada siswanya dengan sentuhan pendidikan yang dilakukannya secara langsung.
 
Ketiga, tantangan yang tak kalah penting yakni para guru adalah mampu menjaga karakter kebangsaan yang potensial mengalami pengikisan dengan ideologi lain yang ada, mulai dari hedonisme, radikalisme, yang tidak sesuai dengan Pancasila dan NKRI. Tugas para guru adalah menyebarkan nilai-nilai toleransi, ke-Indonesiaan, nilai-nilai Pancasila, dan lainya yang sangat strategis ditularkan kepada siswanya. Akan menjadi suatu problema apabila ada seorang guru yang menyebarkan paham intoleransi, kebencian di media sosial, menyebarkan berita bohong. Konsepsi guru adalah orang yang bisa digugu dan ditiru tetap dipertahankan.
 
Keempat, para guru diharapkan mampu berperan serta mempersiapkan generasi bangsa  yang memiliki kompetensi dalam kompetisi antar negara saat ini. Merubah satu paradigma yakni apa yang sudah dipelajari dengan menjadi apa yang sudah bisa dilakukan kepada siswa-siswanya. Tidak lagi melihat dari sisi kognitif semata. Bangsa ini membutuhkan generasi yang unggul, dengan ditunjangnya keberadaan jumlah penduduk yang masih muda dan perubahan pada pola pengajaran. Pola pembelajaran yang relevan, spesifik, ringkas, dan cepat sesuai karakteristik generasi milenial.
 
Dengan nahkoda baru pendidikan di Indonesia yakni Nadim Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan perwakilan kalangan muda dan milenial Indonesia, diharapkan mampu membawa pendidikan Indonesia ke arah kemajuan yang lebih baik. Pada pidatonya di kesempatan baik ini di Hari Guru Nasional, menteri menyampaikan satu perubahan kebiasaan dengan kesederhanaannya yang meninggalkan sesuatu inspiratif dan retorik. Para guru diajak untuk mampu bergerak sekecil apapun yang dilakukan di kelasnya. merubah kelas menjadi kelas diskusi, kesempatan belajar di luar kelas, mengadakan proyek-proyek bakti sosial, menggali bakat dan potensi siswa, saling membantu sesama guru yang megalami kesulitan. Membawa pendidikan dengan adanya kemerdekaan belajar yang dibangun.
 
Semoga niat baik menteri kita disambut dengan baik oleh semua komponen pendidikan, oleh para guru utamanya. Disamping sebenarnya permintaan para guru juga sederhana di hari bahagia mereka ini, yakni diperhatikannya peningkatan kualitas kehidupan yang dimiliki oleh para guru. Pemberian tunjangan, jaminan kesehatan, jaminan hari tua, jaminan dari kekerasan, kebebasan mimbar kreativitas keilmuan, dan meminimalkan kegiatan administrasi yang dilakukan barangkali akan mampu meningkatkan kualitas keprofesionalan guru. Sehingga akan tercipta generasi unggul untuk Indonesia maju. Selamat Hari Guru. #Guru Penggerak. SDM Unggul Indonesia Maju.***
 
Penulis merupakan Dosen FKIP  Dwijendra University Denpasar
 
wartawan
Redaksi
Category

Modal Rekor dan Kemenangan, Ramadhipa Optimistis Taklukkan Jerez

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang bersaing di ajang Moto3 Junior World Championship 2026, M. Kiandra Ramadhipa optimis hadapi tantangan di putaran Jerez. Berlangsung di Circuito de Jerez – Ángel Nieto, Spanyol pada 4-5 Juli 2026, pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini siap mengulangi catatan kemenangan yang ia torehkan saat bersaing di Redbull Rookies Cup beberapa bulan lalu, di sirkuit yang sama.

Baca Selengkapnya icon click

Pentas Gong Kebyar Dewasa di PKB ke-XLVIII, Duta Bangli Suguhkan Estetika "Segara Danu

balitribune.co.id | Denpasar - Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya (Art Center) Denpasar, kembali menjadi pusat kemegahan seni budaya dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-XLVIII tahun 2026. Pada Rabu (1/7/2026) malam, Duta Kabupaten Bangli yang diwakili oleh Sekaa Gong Tirta Nirmala Hulundanu Batur dari Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, sukses memukau ribuan penonton dalam Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Efektif Kurangi Kemacetan, Dishub Badung dan Forum LLAJ Resmi Tetapkan Rekayasa Lalu Lintas Pecatu-Uluwatu Secara Permanen

balitribune.co.id | Mangupura - Keberhasilan rekayasa lalu lintas dalam mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan Pecatu-Uluwatu, Kuta Selatan mendorong Pemkab Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) menetapkan skema tersebut sebagai kebijakan permanen.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Picu Antrean, Polisi Periksa Pengisian Pertamax Pakai Jerigen di SPBU Taman Griya

balitribune.co.id | Masngupura - Satuan Reskrim Polresta Denpasar merespons cepat unggahan viral di media sosial Instagram yang memperlihatkan aktivitas pengisian BBM jenis Pertamax menggunakan jerigen dalam jumlah banyak di SPBU 54.803.07 Taman Griya, Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi, Pemkab Tabanan Luncurkan Aplikasi E-Monev KIP 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat kembali diperkuat melalui pelaksanaan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Bali di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Mengenal Sosok AKBP Moch Dwi Ramadhanto, Komandan Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali sukses menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan khidmat di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, Rabu (1/7/2026). Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Bali selaku Inspektur Upacara serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Bali, tokoh masyarakat, hingga tokoh adat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.