Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gus Adhi: Kejar Prestasi Porjar Bali, 18 Atlet Kertha Wisesa Digenjot

atlet
Pose bersama pengurus dan atlet PPS Kertha Wisesa usai penggemblengan.

BALI TRIBUNE - Perguruan Pencak Silat (PPS) Kertha Wisesa Bali akan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan prestasi lebih baik lagi ke depan seperti melakukan try out ke sejumlah tempat sekaligus sebagai evaluasi.

"Kita apresiasi banyaknya atlet-atlet Kertha Wisesa yang saat ini lolos sebagai peserta Porjar yaitu sebanyak 18 orang dari 4 kabupaten/kota. Mudah-mudahan Porjar sekarang digunakan sebagai ajang evaluasi untuk mengetahui kemampuan sekaligus kelemahan yang ada," ujar Ketua Umum Kertha Wisesa Bali AAB Adhi Mahendra Putra saat pelepasan atlet Kertha Wisesa Bali yang akan terjun ke Porjar Bali, Jumat (1/6) di Kerobokan.

Ajang evaluasi atlet menurut pria yang akrab disapa Gus Adhi  ini, sangat penting. Kertha Wisesa Bali bertekad  bisa bangkit untuk menciptakan atlet-atlet di semua tingkatan.

"Mudah-mudahan dalam event-event yang akan kita songsong, sebagai evaluasi atlet ini bisa menggairahkan masyarakat untuk bergabung dalam perguruan silat Kertha Wisesa sekaligus untuk meraih prestasi lebih baik," tegas Anggota Komisi IV DPR RI ini.

Gus Adhi yakin Kertha Wisesa bisa bangkit dan mendulang prestasi. Kertha Wisesa sekarang merancang program kerja tidak hanya mengevaluasi latihan tingkat daerah juga akan lebih banyak melakukan  try out keluar daerah untuk menjajal keterampilan yang sudah digembleng oleh para pelatih. Pihaknya juga akan mengevaluasi atlet-atlet yang ada termasuk pelatih-pelatihnya.

"Kita akan inventarisasi pelatih dan kita akan adakan pelatihan untuk pelatih, juga try out untuk para atlet. Jadi saya memberikan semangat untuk adik-adik atlet, saat ini bukanlah suatu titik yang sempurna. Namun saat ini merupakan evaluasi untuk tetap ditingkatkan prestasinya baik di pencak silat maupun akademik. Kalau sekarang mendapat medali yang kita canangkan, inipun bukanlah tujuan semata," tegas Gus Adhi.

Namun, bilamana gagal, inipun bukan merupakan hambatan untuk seterusnya. Apapun yang terjadi saat ini adalah sebagai bahan evaluasi agar lebih baik dari yang sebelumnya.

Atlet-atlet Kertha Wisesa Bali sebanyak 18 orang dari Kabupaten Badung, Denpasar, Karangasem dan Tabanan akan tampil pada Porjar Bali mulai tanggal 1 Juni hingga 6 Juni mendatang.arw

 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.