Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadiri Lokasaba VII MGPSSR Kabupaten Jembrana, Bupati Giri Prasta Ingatkan Aktualisasi Catur Swadarmaning Kepasekan

Bali Tribune/ LOKASABA - Bupati Giri Prasta saat menghadiri Lokasaba VII MGPSSR Kabupaten Jembrana di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana, Senin (24/5).



balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang juga selaku Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali melakukan anjangsana ke Kabupaten Jembrana dalam rangka menghadiri Lokasaba VII MGPSSR Kabupaten Jembrana bertempat di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana, Senin (24/5/2021).
 
Dalam lokasaba yang dibuka oleh Asisten II Kabupaten Jembrana Gst Ngurah Sumer Wijaya yang mewakili Bupati Jembrana tersebut Giri Prasta juga menyerahkan dana motivasi secara pribadi sebesar Rp 25 juta kepada pengurus MGPSSR Kabupaten Jembrana.
 
Dalam sambutannya Giri Prasta mengingatkan semeton Pasek agar selalu eling pada jati diri siapa itu Pasek dan melaksanakan Catur Swadarmaning Kepasekan dan sesana Kepasekan. “Saya ingatkan semeton Pasek untuk menunjukkan jati diri, dengan mengedepankan  rasa bakti ring Ida Hyang Widhi Wasa, bakti ring kawitan, tindih ring bhisama dan guyub ring semeton,” ingatnya.
 
Kenapa seperti itu, karena menurut Giri Prasta semeton Pasek itu saling sumbah, saling parid dan mesidikara. “Saling sumbah karena satu Hyang Kawitan. Masidikara artinya duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Dan saling parid, satu gelas kopi bisa berbagi, itulah Pasek sujati,” ucapnya, seraya menambahkan bahwa pihaknya ingin membenahi dan meluruskan pemahaman kepasekan yang ada di Bali.
 
Terkait dengan Lokasaba, dikatakan merupakan media untuk melakukan regenerasi kepengurusan di tubuh MGPSSR karena siapapun nanti yang terpilih menjadi pengurus MGPSSR Jembrana, diminta untuk membuat big data dengan melakukan pendataan terhadap keberadaan dadia, sulinggih pasek dan semeton pasek di 5 kecamatan yang ada di Jembrana. “Kami siap mensuport dengan memberikan dana operasional dan laptop,” ujarnya.
 
Selanjutnya Giri Prasta juga mengedukasi semeton MGPSSR Jembrana mengenai kepurusan dengan menceritakan sejarah leluhur kepasekan. Dicontohkan misalnya ada dokter menikah dengan dokter anaknya belum tentu jadi dokter. Namun apabila ada semeton Pasek menikah dengan sesama semeton Pasek anaknya sudah pasti Pasek juga. 
 
“Itulah yang dimaksud dengan kepurusan. Saya ingin mengedukasi semeton jangan ngaku paling Pasek, karena kita semua harus berpegang pada darmaning leluhur, darmaning agama, dan darmaning negara. Dan agama bukan hafalan, agama itu implementasi biar semeton tidak salah arah karena tujuan hidup kita Moksartam Jagadhita ya ca iti Dharma. Dimana manusia memiliki kedudukan yang sama dan tidak ada sekat,” terang Giri Prasta yang juga memastikan akan selalu membantu pasemetonan, serta mengingatkan kepada semeton Pasek untuk selalu bersatu.
 
Sedangkan Ketua PHDI Jembrana Komang Arsana menambahkan keberadaan pasemetonan warih merupakan salah satu benteng kekuatan Agama Hindu, selain desa adat, subak dan sekaa-sekaa lainnya 
 
“Pasemetonan merupakan salah satu benteng Agama Hindu karena mewarisi nilai-nilai leluhur yang memberitahu petunjuk tentang keturunan. Kekuatan Hindu ada di pasemetonan dan diikat dengan keberadaan Parahyangan. Kalau ini tidak dilestarikan maka kekuatan Hindu Bali akan berangsur hilang,” tegasnya.
 
Sementara itu Ketua Panitia Lokasaba VII MGPSSR Jembrana Nyoman Birawan melaporkan bahwa agenda lokasaba sudah dipersiapkan mulai bulan April 2021. Atas nama panitia pihaknya mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan semua pihak dalam mensukseskan kegiatan ini. 
 
“Tidak lupa kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Giri Prasta yang juga Ketua MGPSSR Provinsi Bali yang telah memberikan punia kepada pengurus sebesar Rp 25 juta. Kami berharap melalui lokasaba ini akan lahir pemimpin melalui proses musyawarah mufakat sehingga nantinya bisa bekerja maksimal untuk kemajuan bersama” pungkasnya.
 
Lokasaba VII MGPSSR Jembrana ini turut dihadiri oleh para sulinggih MGPSSR Jembrana, jajaran Forkopimda Jembrana, MDA Jembrana dan jajaran pengurus MGPSSR se-Provinsi Bali.  
wartawan
I Made Darna
Category

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.