Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hanya 3000 Paket, Tidak Semua Warga Miskin di Karangasem Tersaluri Bantuan Beras Kemensos-RI

Bali Tribune/ BERAS - Bantuan beras dari Kemensos RI tiba di Karangasem menggunakan satu unit truk container.

balitribune.co.id | Amlapura  - Kendati PPKM perpanjangan berakhir pada Minggu (25/7/2021), namun demikian Kementrian Sosial (Kemensos) RI, telah menyalurkan bantuan langsung berupa beras yang satu paketnya masing-masing seberat 5Kg. Untuk Kabupaten Karangasem sendiri, bantuan beras Kemensos tersebut tiba pada Minggu sore menggunakan satu unit truk kontainer.
 
Lantas berapa jumlah bantuan beras Kemensos tersebut dan apakah semua masyarakat kurang mampu yang terdampak PPKM darurat akan tersaluri batuan tersebut? Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Karangasem I Gede Sumartana kepada media ini menyampaikan, untuk Karangasem sendiri hanya mendapatkan 3000 paket beras, artinya tidak semua masyarakat kurang mampu yang terkena dampak PPKM tersaluri bantuan beras ini.
 
Ditegaskannya, beras bantuan Kemensos tersebut diperuntukkan bagi warga kurang mampu terdampak PPKM yang sama sekali belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Jadi warga kurang mampu yang sudah mendapatkan berbagai bantuan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) tidak lagi mendapatkan bantuan beras dari Kemensos. “Bantuan beras ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang belum pernah mendapatkan bantuan PKH, BPNT dan BST,” tegasnya, sembari menyampaikan karena bantuan ini sifatnya emergensi maka paling lambat besok pagi (Senin 26/7/2021, red) bantuan beras Kemensos tersebut akan langsung didistribusikan ke seluruh desa/kelurahan di seluruh kecamatan di Karangasem.
 
Berdasarkan data, di Kabupaten Karangasem terdapat sebanyak 78 desa/kelurahan. Karena bantuan beras Kemensos ini jumlahnya hanya 3000 paket maka pihaknya akan membagi rata bantuan tersebut ke masing-masing desa/kelurahan. “Kami bagi rata sesuai dengan data yang di sampaikan oleh masing desa/keluarahan. Nah karena di Karangasem ada 78 desa/kelurahan nantinya masing-masing desa/kelurahan akan mendapatkan 38 dan 39 paket,” sebutnya.
 
Ini yang datang jumlahnya kan hanya 3000 paket, apakah ini bantuan bertahap atau hanya ini saja?  Dikatakan Sumartana berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Kemensos melalui Video Confrence (Vicon), bantuan beras untuk Kabupaten Karangasem hanya sejumlah ini saja. “Karena sekarang hari Minggu bantuan kami terima, untuk sementara kami titip di Gudang Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PPKH) kabupaten Karangasem,” tandasnya.
wartawan
AGS
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.