Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Kedelai Impor Melonjak, Omzet Pengusaha Tempe dan Tahu Merosot

pengusaha tahu
Bali Tribune / TAHU - pengusaha tahu di Kampung Bangras, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Harga kedelai di pasaran saat ini terus mengalami kenaikan menyusul kebijakan naiknya tarif impor yang diberlakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat. Di sejumlah pasar tradisional di Karangasem, harga eceran kedelai impor saat ini sudah menyentuh Rp. 12.000 perkilonya. Artinya naik sekitar Rp. 1000 dari harga sebelumnya sebesar Rp. 11.500 perkilo.

Naiknya harga kedelai ini sangat dirasakan dampaknya oleh para pengusaha tahu dan tempe di Karangasem di beberapa tempat di Karangasem. Salah satunya di sentra usaha Tahu yang berada di Lingkungan Bangras, Amlapura, Karangasem, dimana sejumlah pengusaha tahu dan tempe di kampung ini mengaku kebingungan menyikapi kenaikkan harga kedelai yang terjadi sejak Bulan Maret 2025 lalu tersebut.

Kenaikan harga kedelai ini tidak hanya membuat omzet mereka menurun, namun saat ini para pengusaha tahu harus memutar otak untuk mengurangi kerugian atau paling tidak biaya produksi mereka bisa seimbang dengan penjualan. Nurhalimah salah satu pemilik usaha Tahu di kampung ini mengaku masih bingung menyikapi naiknya harga kedelai ini. “Kalau dinaikkan harganya, pelanggan saya pasti tidak mau! Pun demikian kalau dikurangi ukuran tahunya juga pasti pelanggan saya akan komplin. Jadi ya biarkan saja sudah pak, meski omzet saya menurun,” ungkapnya, Senin (28/4).

Nurhalimah mengaku selama ini memang tidak membeli kedelai secara eceran, namun sekaligus membeli dalam bentuk karungan. Dimana untuk satu karung kedelai Impor saat ini dia membelinya dengan harga Rp. 550.000 dengan berat 50 Kilogram. “Harganya naik, kalau sebelumnya sekarungnya sebesar Rp. 400.000, tapi sekarang harganya naik sampai menyentuh Rp. 500.000 lebih,” sebutnya.

Dia dan pengusaha tahu lainnya berharap pemerintah bisa segera turun tangan untuk mengatasi lonjakan harga kedelai ini. Jika tidak segera maka banyak pengusaha Tahu dan Tempe yang gulung tikar atau menghentikan usaha mereka, termasuk usaha kuliner dan jajanan lainnya yang menggunakan Tahu dan Tempe sebagai bahan dasarnya.

wartawan
AGS
Category

Wawali Denpasar Hadiri Pisah Sambut Pangdam IX/Udayana

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri acara pisah sambut Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana di Aula Supardi Makodam, Denpasar, Rabu (21/10/2026). Tongkat kepemimpinan resmi beralih dari Mayjen TNI Piek Budyakto kepada Mayjen TNI Made Putra Widiastawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Pererenan Larang Sepeda Motor Knalpot Brong

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, mulai memperketat penertiban sepeda motor berknalpot bising. Langkah ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat dan wisatawan yang merasa terganggu dengan suara knalpot brong di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Padukan Seni dan Kelestarian Alam, Pemkab Badung dan PPBI Sukses Gelar Kontes Bonsai Skala Nasional

balitribune.co.id | Mangupura - Kontes dan Pameran Nasional Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026 menjadi langkah nyata dalam memadukan pelestarian lingkungan, pengembangan seni, sekaligus penguatan daya tarik pariwisata daerah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tiga Pulau Satu Semangat, Puluhan Ribu Bikers Menuju Honda Bikers Day 2026

balitribune.co.id | Jakarta – Semangat persaudaraan komunitas bikers sepeda motor Honda mewarnai rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2026 di tiga pulau besar Indonesia. Ribuan bikers dari berbagai komunitas dan daerah menghadiri gelaran HBD di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi sepanjang September hingga Oktober.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.