Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hasil Tangkapan Menurun, Nelayan Menjerit

Ketut Suwala
Ketut Suwala

BALI TRIBUNE - Tidak menentunya cuaca menjadi masalah tersendiri bagi nelayan, termasuk mereka di Pantai Kelan dan Kedonganan. Belum lagi dengan beroperasinya kapal besar, membuat hasil tangkapan nelayan turun drastis.

Diungkapkan Ketut Suwala, nelayan dari Pantai Kelan, hasil tangkapan menurun hingga 60 persen sejak beberapa bulan terakhir. “Sebenarnya dalam bulan bulan seperti ini kami lagi panen ikan, tapi karena cuaca yang cukup ekstrem, kami tidak berani melaut,” ungkapnya, ketika ditemui pada Kamis (20/7). Keberadaan kapal besar membuat nelayan tradisional seperti dirinya makin tersisih.

“Kalau kapal besar sekali tangkapan bisa mencapai 10 ton lebih, tapi nelayan paling banyak hanya 100 kilo saja. Itu dari hasil tangkapan, belum lagi dari harga jual, jelas kami kalah bersaing,” imbuhnya. Para nelayan pada umumnya mengeluh atas kondisi yang ada dan hampir bangkrut kalau kondisi seperti ini terus berlangsung.

Pasalnya, biaya yang dikeluarkan mencapai 400 ribu terkadang juga Rp 1 juta untuk satu kapal, bagaiman kalau anggap saja 5 atau 10 kapal untuk satu kali melaut, sedangkan hasilnya tidak maksimal, pasti kebangkrutan nelayan di depan mata. “Saya aja ngurus 10 kapal, kalau Rp400 ribu kali 10 sudah berapa biaya yang kita keluarkan sedangkan penghasilan kita cuma Rp 1 juta, pastilah lambat laun kita akan bangkrut,” katanya.

Ia menjelaskan, kalau dalam situasi normal biasanya nelayan bisa mengantongi sekitar dua jutaan, artinya masih ada sisa dari operasional kapal dalam satu kali keberangkatan dengan hasil tangkapan mencapai 100 kilo bahkan lebih. Kondisi sekarang jelas tidak bisa seperti itu, banyak nelayan yang nganggur tidak melaut.

Meski demikian untuk menyiasati agar bisa menyambung hidup sehari hari serta membayar anak sekolah, Suwala tidak berdiam diri. Bersama istrinya ia membuka warung makan di Jalan Segara Madu, Kelan yang menyajikan menu utama olahan hasil laut spesialis bumbu Bali. Usaha yang dilakoninya dari beberapa tahun terakhir ini rupanya mampu memberikan penghasilan lebih jika tidak melaut. “Menyiasati kondisi yang ada kami berinisiatif membuka warung makan yang menyajikan olahan hasil laut. Jadi sebagian hasil tangkapan kalau lagi panen kami jual di pasar, sebagian lagi kami gunakan di warung. Tapi kalau kondisi angin hasil tangkapan sedikit, paling kami pakai untuk di warung saja,” sebutnya.

Ia juga merasa bersyukur dengan menu yang dihidangkan banyak pelanggan dari berbagai kalangan yang datang ke warungnya. Mulai dari pejabat, pegawai kantoran, hingga masyarakat umum datang untuk makan siang “Biasanya kalau mereka mau ke warung nelpon dulu, nanya masih ada apa sudah habis. Dan lagi warung Padademen menyajikan ikan laut yang betul betul fresh. Disamping juga harga yang kami tawarkan untuk menu komplit hanya Rp30 ribu per porsinya,” pungkasnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Perkuat Industri Keuangan, OJK Bali Resmikan Penggabungan 3 BPR

balitribune.co.id | Denpasar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terus memperkuat industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) melalui kebijakan konsolidasi perbankan. Terbaru, OJK telah memberikan izin penggabungan (merger) terhadap tiga BPR, yakni PT BPR Ashi, PT BPR Pusaka, dan PT BPR Shri Gangga Bali ke dalam PT BPR Sri Partha Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Pertahanan Perbatasan, Kodam IX/Udayana dan Komisi I DPR RI Matangkan Rencana Pembentukan Kodam Baru di NTT

balitribune.co.id | Denpasar - Kodam IX/Udayana menerima kunjungan kerja Tim Reses Komisi I DPR RI yang dipimpin langsung Ketua Komisi I DPR RI, Drs. Utut Adianto, dalam rangka Rapat Dengar Pendapat (RDP) bertema "Akselerasi Pemekaran Kodam Baru di NTT dan Penguatan Pertahanan Perbatasan RI–Timor Leste". Kegiatan yang diikuti 33 anggota rombongan tersebut berlangsung di Makodam IX/Udayana, Jalan Udayana No. 1, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Elegi Lumbung Pertiwi, Menggugat Keserakahan Manusia dalam Paradoks Modernitas di ARMA Museum

balitribune.co.id | Gianyar – Perhelatan seni rupa internasional bertajuk "Prakriti-Pustaka-Padma" yang tengah berlangsung di ARMA Museum, Ubud, menjadi ruang kontemplasi mendalam mengenai paradoks kehidupan modern. Pameran hasil kolaborasi antara Institut Seni Indonesia (ISI) Bali dan ARMA Museum ini menghadirkan beragam karya dari seniman lintas negara.

Baca Selengkapnya icon click

Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 Dorong Talenta Mixologist di Indonesia

balitribune.co.id | Mangupura - Pertumbuhan sektor pariwisata, Horeka (hotel, restoran, kafe), dan budaya dining out di Indonesia bergerak kian dinamis dan terus mendorong perkembangan industri beverage. Hal ini tercermin dari proyeksi pasar foodservice Indonesia yang menunjukkan tren pertumbuhan positif seiring meningkatnya aktivitas restoran, kafe, bar, dan sektor hospitality.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bantah Pernyataan Keluarga KC, Kuasa Hukum RSL: Kasus Berdasarkan Fakta Hukum

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus sengketa rumah tangga antara RSL dan istrinya, KC, kini menjadi sorotan publik setelah RSL melaporkan istrinya ke Polresta Denpasar terkait dugaan penggelapan asal-usul orang sesuai Pasal 401 KUHP Baru. Laporan ini memicu silang pendapat antara pihak RSL dan keluarga KC mengenai kronologi serta klaim masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Hari Anak Nasional, Astra Motor Bali dan Polres Badung Edukasi Safety Riding di SDN 3 Sibang Gede

balitribune.co.id | Mangupura - Menyambut peringatan Hari Anak Nasional 2026, Astra Motor Bali, selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Bali, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara sejak dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.