Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hektaran Tanaman Padi Siap Panen Hancur Diterjang Banjir

Bali Tribune / PADI - Hektaran tanaman padi milik petani di Desa Sibetan dan Jungutan Bebandem HAncur diterjang banjir bandang

balitribune.co.id | Amlapura - Banjir bandang yang menerjang wilayah Desa Jungutan dan Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem beberapa waktu lalu tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan serta sejumlah bangunan rumah milik warga, namun terjangan banjir besar tersebut juga menyisakan kesedihan bagi para petani di beberapa Subak di dua desa ini.

Betapa tidak, hektaran tanaman padi milik petani siap panen di dua desa ini hancur dan hanyut terbawa derasnya banjir yang terjadi beberapa waktu lalu tersebut, bahkan beberapa petak sawah petani di Banjar Mumbul, Desa Jungutan, juga hanyut dan kini berubah menjadi badan sungai.

“Habis semua pak, padahal padi saya tinggal menunggu hari saja untuk dipanen, tidak hanya padinya hanyut, sawah dan tegalan saya juga hanyut dan sekarang berubah menjadi badan sungai,” kesah I Wayan Sumerta, petani dari Subak Ganggangan, Banjar Mumbul, Desa Jungutan, kepada medi ini di petak sawah miliknya yang sudah menjadi badan sungai tersebut, Minggu (23/10/2022).

Tidak hanya padi siap panen yang hanyut, belasan pohon pisang miliknya yang sudah berbuah juga hanyut semuanya, termasuk beberapa pohon kelapa. “Pohon pisang saya juga hanyut semuanya pak, gak ada tersisa,” sebutnya sembari menunjuk kearah kebun pisang yang sudah menjadi badan sungai.

Dia sendiri tidak bisa menyebutkan berapa total kerugian yang dideritanya akibat kejadian tersebut, namun demikian rata-rata kerugian yang dialami petani akibat tanaman dan lahan sawah mereka yang hanyut bisa mencapai jutaan rupiah. Sumerta sendiri mengaku khawatir dengan gagal panen total yang dialaminya itu, keluarganya terancam mengalami kesulitan pangan dan kebutuhan biaya untuk hidup sehari-hari, termasuk bekal dan biaya sekolah anak-anaknya.

Hal senada juga diuiangkapkan petani lainnya, Ni Wayan Sujani yang juga dariu Banjar Mumbul, kendati lahan dan tanaman padi miliknya sebagian hanyut terbawa banjir dan sebagiannya lagi tertimbun batu dan pasir, namun dia tetap setia datang ke sawah yang digarapnya bersama sang suami. Meski tidak ada yang bisa dia lakukan karena tidak ada tanaman padi lagi yang tersisa, namun karena sudah menjadi aktifitas seharinya yakni berangkat dan beraktifitas di sawah, dia berusaha untuk tetap berangkat ke sawah miliknya.

“Habis pak, banjirnya besar sekali. Lihat sendiri pak sawah garapan saya hancur dan terbawa banjir,” ungkapnya dengan wajah sedih. Sementara petani lainnya juga berusaha untuk membuat petak sawah mereka kembali, untuk bisa ditanami padi. Para petani di dua desa ini berharap ada bantuan dana dari donatur atau dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan dan kebutuhan hidup sehari-hari, serta bantuan bibit dan perbaikan petak sawah mereka yang hancur.

wartawan
AGS
Category

Mengolah Sampah Organik di Rumah, Tong Komposter Diburu Warga Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Pascadiberlakukannya kebijakan baru per 1 April 2026 TPA Suwung Denpasar hanya menerima anorganik dan residu, sementara sampah organik tidak diperbolehkan masuk TPA Suwung, warga Kota Denpasar dan sekitarnya berbondong-bondong membeli tong komposter. Salah satu toko yang menjual tong komposter mengakui adanya peningkatan penjualan tong komposter akhir-akhir ini.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Modus Truk Modifikasi, Polri dan Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi

balitribune.co.id | Jakarta - Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi 3 kilogram di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2025 hingga 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jasad Bocah Terseret Arus Sungai Yeh Aye Ditemukan Mengambang di Bendungan Tamblang

balitribune.co.id | Singaraja - Operasi pencarian korban terseret arus di Sungai Yeh Aye, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Vikram Abinawa (6) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

'Melimpah' Terobosan Mengajarkan Keterampilan Mendaur Ulang Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Tidak hanya kalangan rumah tangga saja yang diwajibkan untuk mengolah sampah organik secara mandiri. Di ruang lingkup pendidikan pun mulai mengedukasi anak didiknya sejak usia dini untuk mampu mengolah sampah organik di sekolah. Seperti yang diterapkan SD Negeri 4 Abiansemal Kabupaten Badung yang telah mempraktikkan pengolahan sampah organik di lingkungan sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Badung Tumbuh 15 Persen di Tengah Gejolak Global, DPRD Badung Ingatkan Eksekutif Jangan Terlena

balitribune | Mangupura - Kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung menunjukkan taji pada awal tahun ini. Meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas, pundi-pundi rupiah di Gumi Keris justru mencatatkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir Triwulan I 2026, realisasi PAD tembus di angka Rp 2,14 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Bangun 11 Saluran Drainase, Pemkot Denpasar Siapkan Dana Rp 15 Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menyiapkan  anggaran  dana sebesar Rp 15 Miliar untuk pembangunan  saluran drainase. Kepala  Dinas Pekerjaan Umum dan  Penataan  Ruang  Kota  Denpasar, Anak Agung  Ngurah Airawata dalam jumpa pers  beberapa waktu lalu  mengatakan pembangunan  drainase  baru merupakan bagian  kegiatan fisik  2026&

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.