Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hotel Berbintang di Ubud Jadikan Tempat Karantina PMI

Bali Tribune / Pengecekan salah satu kamar hotel yang akan dijadikan tempat karantina PMI,

balitribune.co.id | Gianyar - Banyak hotel yang kini tutup lantaran huniannya Nol Persen, rupanya kini dibidik menjadi menjadi tempat mengiap sementara  bagi Pekerja Mingran  (PMI) asal Gianyar yang akan pulang  sebagi tempat karantina. Tidak tanggung-tangung, sejumlah hotel berbintang di Ubud,  kini  sudah disiapkan. Bahkan, Rabu (15/4) Pemkab Gianyar telah menandatangi kerjasama dengan pihak hotel Maxone yang berlokasi di Desa Pengosekan, Mas Ubud, dan satgas Covid-19 masih terus berkeliling untuk menjajaki kerjasama dengan hotel-hotel yang mau dijadikan tempat karantina. 

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra yang ditemui Usai Sidang Paripurna DPRD Gianyar mengungkapkan, dalam kondisi sekarang ini, pihaknya harus memanusiakan warga Gianyar yang kerap dijuluki Pahlawan Devisa itu. Karena itu, saat mereka datang  dari luar negeri, mereka ditempatkan di tempat yang nyaman. ”Ketika mereka datang, sangat ironis jika diisolasi mereka ditempatkan seolah-olah harus dikucilkan. Pemeritah beruaha untuk memberikan kenyamanan, yakni dengan menempatkan mereka di Hotel berbintang, " ungkap Bupati Mahayastra.

Mahayastra juga menjelaskan, jika kondisi hotel yang dijejaki kerjasama hampir semua berstandar bintang tiga hingga bintang empat. Biaya dianggarkan dari APBD Gianyar dalam pos anggaran penanganan Covid-19 sekitar 100 Miliar, " Tidak hanya satu hotel, Kami masih terus menjajaki hotel-hotel yang mau diajak bekerjasama" ungkapnya.

Tambahnya, langkah ini juga  sebagai antisipasi membludaknya PMI yang datang dari luar negeri. Sementara tempat karantina di Bedulu kapasitasnya sangat kecil dan sudah hampir penuh. "Bagi pengusaha hotel lokal bila mau kita juga akan ajak kerjasama" pungkasnya. 

Sementara, Manager Hotel Maxone Erllina, mengatakan kerjasama ini murni berlandaskan kemanusiaan. Pihak pemkab sebelumnya telah berkomunikasi dengan owner terkait kerjasama ini. "Ada sekitar 65 kamar di hotel kami, 60 digunakan untuk karantina, sisanya untuk tenaga madis" ungkapnya. 

Ia pun menegaskan pihak hotel hanya menyediakan tempat karantina. Sementara terkait makan pagi, siang dan malam itu disedikaan oleh dinas sosial. "makan pagi pun kami hanya mengantarkan sampai depan kamar" jelasnya. 

Dalam pelayanan terhadap PMI yang dikarantina, pihak hotel tidak melibatkan karyawan bawahanya hanya menggunakan jajaran haed. "karyawan DW tidak kami gunakan, kami hanya pakai head saja dalam pelayanannya nanti" pungkasnya. 

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.