Hujan di Denpasar Meningkat, Tim Gabungan Atensi 7 Titik Genangan | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 12 Juli 2020
Diposting : 1 June 2020 16:43
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune / PENANGANAN - Tim Gabungan Pemkot Denpasar saat atensi penanganan Genangan dan Tanah Longsor di beberapa titik wilayah Kota Denpasar pada Senin (1/6).
balitribune.co.id | Denpasar Hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Denpasar pada Minggu (31/5) malam hingga Senin (1/6) dinihari. Hujan dengan intensitas tinggi tersebut mengakibatkan debit air permukaan tidak sepenuhnya dapat tertampung di drainase maupun sungai. Sehingga, kondisi tersebut menyebabkan terjadinya genangan air dan tanah longsor di beberapa titik Wilayah Kota Denpasar. Namun, hingga berita ini ditulis, seluruh titik sudah kembali normal dan tahap pembersihan oleh petugas BPBD Denpasar.
 
Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kota Denpasar, sedikitnya terdapat 7 titik genangan yang terjadi di Denpasar. Tujuh titik genangan tersebut yakni di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Padang Sambian, Denpasar Barat, Jalan Dewi Supraba Gang Putra, Kecamatan Denpasar Utara, Jalan Antasura Gang Jambu, Peguyangan, Jalan Kebo Iwa Utara, Perumahan Giring, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, dan Jalan Lembu Sura, SD 11 Peguyangan, Denpasar Utara, Perumahan di jalan Mekar Pemogan dan SD 21 Dauh Puri
 
Sedangkan tanah longsor terjadi di 2 titik, yakni Jalan Kaswari Gang Sri Rama No. 5, Penatih, Denpasar Timur dan Tanah Longsor di jalan Made Bima Mulia, Perum Bima Mulia Blok E, Ubung Kaja, Denpasar Utara.
 
Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa saat dikonfirmasi Senin (1/6) menjelaskan bahwa hujan dengan itensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Denpasar pada Minggu (31/5) malam hingga Senin (1/6) dinihari. Tentunya kondisi ini tidak dapat dipungkiri menyebabkan meningkatnya debit air di drainase dan sungai di Kota Denpasar. Karenanya, BPBD Kota Denpasar bersama Tim Gabungan  yang terdiri atas PUPR dan DLHK Kota Denpasar langsung melaksanakan atensi dan penanganan di 9 titik tersebut.
 
“Sejak adanya laporan kami langsung atensi dan turunkan seluruh tim, bersama Tim Gabungan sehingga secepat mungkin aktivitas dapat kembali normal, dan saat ini sudah berhasil ditangani, dan seluruh aktifitas kembali normal,” jelasnya.
 
Lebih lanjut dijelaskan bahwa meningkatnya intensitas hujan di Kota Denpasar seringkali menimbulkan genangan. Hal ini dikarenakan daya tampung drainase yang meleibihi kapasitasnya, sehingga selang beberapa menit saja surut kembali. Namun demikian masyarakat diminta tetap waspada dan ikut andil menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai.
 
Pihaknya  menghimbau masyarakat yang hendak bepergian untuk selalu memperhatikan kondisi  cuaca saat bepergian. Bahkan, untuk memberikan jaminan keamanan alangkah baiknya menunda untuk bepergian selama kondisi cuaca yang tidak menentu.
 
“Agar warga berhati-hati dan waspada saat bepergian karena cuaca yang kurang baik, bila perlu kurangi  untuk bepergian selama cuaca yang tak menentu, selain itu masyarakat dapat melaporkan  ke BPBD Kota Denpasar perihal kebencanaan dan adanya kegawatdaruratan dengan menghubungi Pusdalops BPBD  Denpasar di nomer telpon 112 atau 0361 223333,” tandasnya.