Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Lebat, Sejumlah Bangunan Pelinggih di Desa Muncan Selat Tertimpa Longsor

Bali Tribune / LONGSOR - Tanah longsor yang menimpa bangunan di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kecamatan Selat, Karangasem, mengakibatkan terjadinya bencana longsor di Desa Muncan, Kecamatan Selat. Sebuah bangunan pura atau pelinggih milik warga setempat rusak parah tertimpa material longsoran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kejadian longsor tersebut terjadi di Banjar Dinas Pakudansih, Desa Muncan pada Kamis (15/9) sekitar pukul 03.00 Wita dinihari. Menurut sejumlah warga seebelumya memang terjadi hujan lebat selama seharian, dan pada dinihari itu warga mendengar suara gemuruh, dan setelah diperiksa ternyata terjadi longsoran tebing yang menimpa bangunan pura atau pelinggih dibawahnya.

Melihat kejadian tersebut, Perbekel Desa Muncan langsung melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Karangasem. “Setelah menerima informasi kejadian bencana longsir itu, kami langsung menerjunkan anggota TRC untuk melakukan pemngecekkan ke lokasi kejadian. Dan benar ada beberapa bangunan pelinggih yang rusah berat tertimpa longsor,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, kepada awak media.

Tim TRC dan Staff Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Karangasem lanjut dia, juga telah melakukan assessment dan pendataan. Dimana jumlah bangunan yang rusak tertimpa longsor masing-masing  Pelinggih Sanggah Surya, Rong 3, Rong 2 dan Sanggah Ngerurah.

“Untuk hasil kajian dari Bidang Rehabilitasi & Rekontruksi bisa difasilitasi proposal permohonan bantuan ke Provinsi karena jenis kerusakannya masuk dalam Pergub Bali Nomor 32 Tahun 2021. Tentang Pedoman Pemberian Bantuan Sosial yang tidak dapat direncanakan sebelumnya untuk Korban Bencana/Musibah,” pungkasnya.

wartawan
AGS
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.