Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Lebat, Tiga Rumah di Sidemen Hancur Tertimpa Pohon

Bali Tribune / Pohon tumbang di desa Sinduwati, Sidemen hancurkan tiga rumah

balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat yang melanda sejumlah wilayah di Karangasem memicu terjadinya bencana, di Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, sebuah pohon belalu berukuran besar tumbang dan menimpa tiga rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya satu orang penghuni rumah mengamai luka ringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini di lokasi kejadian, Selasa (21/7/2020), menurut sejumlah warga termasuk korban mengatakan jika sebelumnya memang terjadi hujan yang cukup lebat. Dan hari itu sekitra pukul 09.00 Wita, warga utamanya korban mendengarkan suara gemeretak yang disertai dengan suara hantaman keras.

“Saya kira itu suara petir, begitu saya mau keluar dari dalam rumah, atap rumah saya sudah hancur dan kepala saya kena pecahan genting,” ungkap Sugeng, korban sekaligus pemilik bangunan rumah yang kerusakannya paling parah.

Lanjut begitu dirinya berhasil keluar rumah, dia mendapati atap rumahnya sudah hancur tertimpa batang dan ranting pohon setinggi 30 meter tersebut. Tidak hanya rumahnya, dua rumah lainnya milik tetangganya masing-masing rumah milik Abdullah dan Tumiran kondisi atapnya juga rusak tertimpa ranting dan batang pohon yang tumbang tersebut. Dalam hitungan menit, sejumlah warga di Kampung Sindu Punia dan Kamung Sindu, Desa Sinduwati berdatangan kelokasi kejadian untuk membantu korban.

“Kalau angin kencang sih tidak ada, cuman sempat turun hujan lebat. Mungkin akar pohon belalu yang tumbang ini tidak terlalu dalam, sehingga karena tanahnya gembur tidak kuat menahan berat pohon sehingga pohon ini tumbang,” kata Sugeng. Selain menghancurkan rumahnya, satu unit sepeda motor Honda Tiger yang terparkir di dekat kamar mandi juga hancur tertimpa pohon tersebut.

“Motor, juga TV dua hancur terkena runtuhan bangunan. Kalau ditotal kerugian saya hampir 100 Juta Rupiah. Tadi sih sudah ada dari bapak kepolisian dan dari BPBD yang datang untuk mengecek dan mendata kerusakan, semoga kami mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumah dari pemerintah,” harapnya. Sugeng sendiri bersama istrinya masih bingung akan tinggal dimana, lantaran rumah satu-satunya miliknya tersebut sudah hancur dan tidak bisa ditempati. Selain atapnya yang hancur, tembok dinding di beberapa kamar juga sudah hancur dan roboh.

wartawan
Husaen SS.
Category

Peringati Hari Kartini dengan "Sekar Badung" 2026 Dorong Perempuan Lebih Berdaya, Kreatif dan Mandiri

balitribune.co.id | Mangupura - Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak (TP) PKK Badung menggelar Perayaan Puncak "Semangat Kartini (Sekar) Badung" Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Ketua TP.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.