Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

HUT RI Ditengah Kondisi Covid-19, Sebelum Panen Petani Rumput Laut Nusa Penida Hormat Bendera

Bali Tribune/ Para petani rumput laut saat HUT RI ke-76.
balitribune.co.id | Nusa Penida  - Semangat dan tekad warga Nusa Penida ini patut diacungi jempol ditengah kondisi Pandemi ovid 19 yang sedang melanda tanah air. Peristiwa heroik serangkaian menyambut detik detik Peringatan Proklamasi  HUT RI ke 76 terjadi bertempat di pesisir Dusun Semaya, Desa Suana,  Kecamatan Nusa Penida,  Klungkung Bali,bertepatan 17 Agustus 2021 digelar  upacara bendera di laut tempat budidaya rumput laut.
 
Upacara peringatan ini yang diikuti petani rumput laut ini disertai dengan panen perdana rumput laut dengan cara baru Si Jarko Apung, sistem jaring kotak apung. Menurut Wayan Sukadana yang menggagas upacara bendera di tengah laut dan Si Jarko Apung membuktikan petani rumput laut juga memiliki nasionalisme dan inovasi untuk mengisi kemerdekaan apalagi disaat pandemi ini.
 
"Pandemi ini seperti perang.  Di garda terdepan adalah para medis. Banyak yang meninggal karenanya.  Layaknya perang , selain "senjata" dan amunisi, logistik yakni pangan sesuatu yang tak kalah penting.  Pangan disediakan para petani, khususnya rumput laut ia adalah bahan makanan yang bisa diekspor dan mudah diawetkan.  Pada HUT Republik Indonesia kita harus meningkatkan nasionalisme dan kompak agar bisa merdeka dari pandemi ini", ungkap  I Wayan Sukadana.
 
Sementara itu I Nyoman Suwidia yang merupakan petani rumput laut Nusa Penida ia ikut upacara bendera karena ingin tahu panen rumput laut hasil Si Jarko Apung. "Dirgahayu Republik Indonesia ke 76 semoga makin jaya.  Saya mau ikut upacara bendera ini karena awalnya mau tahu hasil budidaya rumput laut Si Jarko Apung.  Ternyata cara budidaya rumput laut Si Jarko apung hasilnya bagus. Juga ada pilihan cara budidaya sistem paralon kotak yang disebut Si Poltak akan memberikan pilihan bagi petani.  Mudah-mudahan Si Poltak juga berhasil", kata Nyoman Suwidia optimis.
wartawan
SUG
Category

Bencana di Bangli, Dewan Ingatkan Pemerintah Selektif Salurkan Bantuan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli. Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika, mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.