Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ibu-ibu Arisan Hiswana Migas Bali Berbagi Kasih di Panti Tresna Werda Wana Seraya

ARISAN - Kunjungan Ibu-ibu arisan Hiswana Migas ke panti Tresna Werda Wana Seraya, Biaung, Denpasar.

BALI TRIBUNE - Sebagai wujud peduli kepada orang tua di panti jompo, ibu-ibu yang tergabung dalam arisan Hiswana Migas Bali, Kamis (9/8) sore mengunjungi Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya Denpasar di Kesiman. Kedatangan ibu-ibu arisan Hiswana Migas tersebut disambut gembira puluhan warga yang rata-rata sudah lanjut usia. Selain turut bernyanyi, warga panti juga ikut berjoged bersama menikmati lagu-lagu nostalgia. "Kami senang bisa bersama para orang tua yang hidupnya jauh dari keluarga, bahkan ada yang sudah tak punya sanak saudara," jelas  Dewi Supriani,S.H. yang akrab disapa Ani Yahya mewakili rekan-rekannya. Owner PT Indo Bali Gas ini mengatakan kegiatan sosial para ibu-ibu arisan Hiswana Migas ini rutin dilakukan setiap bulan. Selain berbagi ke panti, para ibu ini juga melakukan kegiatan sosial lainnya dengan langsung mendatangi warga yang akan dibantu. "Kami arisan tiap bulan. Kadang dalam satu bulan itu ada  yang berulang tahun. Jadi sekalian berulang tahun bersama warga yang kita kunjungi," tambah Ani Yahya yang baru saja memasuki usia 51tahun ini. Ani Yahya dan rekan-rekannya mengajak warga panti bergembira. Selain menghibur warga panti, ibu-ibu arisan Hiswana Migas juga makan bersama. Usai acara Ani Yahya menyerahkan "bekal" kepada masing-masing warga panti sebagai bentuk kepedulian. Ani Yahya mengaku terenyuh melihat orang tua di panti tersebut. Mereka mengaku senang dikunjungi. Ia mendoakan warga panti betah dan diberi kesehatan. Bahkan Ani Yahya berjanji tahun depan akan datang lagi. Selain ke panti, kelompok ibu-ibu arisan Hiswana Migas merencanakan akan menyerahkan bantuan ke Lombok. Sementara Kasub TU UPT Pelayanan Sosial Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya Denpasar IGA Trisnawati menjelaskan di panti saat ini ada 44 warga yang diasuh sepuluh di antaranya laki-laki. Warga lanjut usia ini sehari-hari diberi  bimbingan sosial, spiritual termasuk aktivitas lainnya seperti membuat jejaitan, dan lain-lain untuk mengisi waktu luangnya. Panti juga memberi pelayanan kesehatan termasuk kremasi bila ada warga panti yang meninggal.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.