Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

IHGMA Optimistis Usai Covid-19, Pariwisata Bali Tampil Berkualitas

Bali Tribune / Made Ramia Adnyana

balitribune.co.id | Denpasar - Penyebaran virus Corona (Covid-19) yang semakin meluas hingga menginfeksi warga Bali ini berdampak pada industri pariwisata. Sejak wabah global tersebut menyebar di Indonesia termasuk di Bali, akses masuk ke Tanah Air dari luar negeri pun dibatasi. Hal ini membuat pariwisata menjadi terpuruk hingga sejumlah perusahaan merumahkan pegawainya. 

Pelaku industri pariwisata Bali, optimistis kondisi tersebut akan membaik seiring berjalannya waktu dan upaya tindakan meminimalisir penyebaran Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat di negeri ini. Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), Made Ramia Adnyana menyatakan dengan adanya pengalaman yang dimiliki oleh Bali dalam setiap tantangan pariwisata ini, Ia sangat yakin bahwa pandemik Covid-19 yang telah meluluh lantakkan pariwisata di seluruh dunia termasuk Bali akan kembali bangkit, dengan spirit yang lebih baru dan berkualitas.

"Dari sisi pengalaman menghadapi situasi yang sangat sulit sebelumnya seperti Perang Teluk, Sars Outbreak, Bom Bali, erupsi Gunung Agung dan Sekarang Covid-19," urainya saat dihubungi, Senin (30/3).

Kata dia, dari setiap kejadian selalu memberikan pejajaran yang berharga bagi industri pariwisata Bali terutama betapa pentingnya Crisis Management dalam menjalankan bisnis termasuk bisnis di bidang pariwisata. "Protokol Mitigasi yang kita miliki semakin lengkap dan tentu ini akan menunjukkan kesiapan dan kematangan SDM pariwisata Bali setelah Covid-19 outbreak ini berakhir," jelas Ramia yang juga pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung.  

Hal itu yang menumbuhkan keyakinannya bahwa setelah Covid-19 ini berakhir, pariwisata Bali akan segera reborn atau lahir kembali dan lebih siap untuk menuju pariwisata berkualitas. "Sangat optimis bahwa Covid-19 dapat dilalui dengan baik dan dengan penuh keyakinan," cetusnya. 

Lantas apa yang dilakukan pelaku industri pariwisata Bali saat ini? Ia mengatakan sekarang ini adalah masa emergency. Dari Maret hingga Mei 2020 mendatang akan melakukan social distancing atau jaga jarak sosial untuk semua kegiatan di hotel dan melakukan efisiensi di segala lini guna menghemat biaya. 

Disamping itu juga melakukan general cleaning secara teratur untuk semua kamar dan fasilitas umum. Melakukan online training terhadap staff untuk meningkatkan skill dan kompetensi tim.

"Meminta bantuan pemerintah untuk mempercepat juklak dan juknis terkait POJK Nomor 11, Insentive Pajak PHR, PPh 21, Pajak 25, BPJS, negosiasi PLN dan PDAM agar kita bisa bertahan lebih lama dan tidak terjadi PHK (pemutusan hubungan kerja)," terang Ramia. 

Ditambahkannya, di masa recovery atau pemulihan yang diperkirakan pada Juni - Desember 2020 akan melakukan special campaign dan promo serta periode normalisasi. Januari-Desember 2021 akan melanjutkan promosi secara terintegrasi dan masif ke pangsa pasar. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Sinergi Media, Sekwan Bangli Tukar Inovasi dengan DPRD Manado

balitribune.co.id | Bangli - Sekretariat DPRD Kabupaten Bangli melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPRD Kota Manado pada Kamis (9/4/2026). Adapun tujuan kunjungan ini dalam rangka memperkuat kinerja kelembagaan, khususnya dalam hal dukungan pemberitaan oleh media.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Bangli Beri Rekomendasi Penguatan PAD dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Bangli - DPRD Kabupaten  Bangli, menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 pada Kamis (9/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Bangli, Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada. Dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Kriminal Libatkan WNA di Bali Turun

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali mencatat kasus kriminal yang melibatkan warga negara asing (WNA) pada periode Januari hingga April 2026 turun 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Data tersebut menjadi dasar penegasan bahwa situasi keamanan di kawasan wisata Pulau Dewata tetap aman dan kondusif bagi wisatawan, termasuk turis mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.