Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

iMace Tentukan Arah Kebijakan Pembangunan Pertanian

Bali Tribune/ Kadis pertanian Bali, IB Wisnu Wardhana, saat menerima aplikasi iMace dari Kepala Barantan, Ali Jamil.
balitribune.co.id | Denpasar - Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports (iMace) disebut sebagai sumber informasi sekaligus berisi teori pemasaran produk pertanian. Aplikasi pertanian ini yang sebenarnya dibutuhkan petani serta pemangku kebijakan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan pertanian.
 
Dalam aplikasi ini ada informasi diversifikasi ekspor, negara tujuan ekspor, kebutuhan dan lain sebagainya. “Dengan adanya aplikasi ini kita bisa melihat peluang serta mewujudkan daya saing petani,” ucap Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikurtura Provinsi Bali, IB Wisnuwardhana.
 
Hal itu dikatakannya usai menerima aplikasi tersebut dari Kepala Badan Karantina Pertanina (Barantan), Ali Jamil, saat melepas ekspor 16 jenis komoditas pertanian sekaligus di Denpasar, Senin (29/4). Disebutkan, hadirnya aplikasi ini dapat membantu pemerintah daerah dalam membuat kebijakan.
 
Aplikasi itu menyediakan beragam data yang dibutuhkan. Harapannya, gubernur, bupati, walikota pengambil kebijakan di daerah bisa memanfaatkan data itu untuk bisa dijadikan landasan pembangunan pertanian ke depannya. Contohnya, dalam aplikasi iMice berisi data-data ekspor komoditas pertanian.
 
Misalnya, apakah benar manggis hanya dari Bali? Ke mana saja Manggis ini dikirim, negara tujuannya, mana saja daerah penghasil manggis, komoditas apa yang diminta, kapan dimintanya, berapa banyak yang diminta, siapa saja kompetitor kita, semua data lengkap ada di aplikasi.
 
Senada dengan apa yang disampaikan Wisnuwardhana, Ali Jamil juga menyatakan, hadirnya aplikasi ini juga untuk mengetahui puncak kebutuhan suatu negara, jadi ketika mereka banjir produk, kita tidak usah masuk, cari negara lain yang harganya bagus. Karena kalau lagi banjir produk, pasti harganya turun.
 
“Ini agar produk pertanian kita punya daya saing,” katanya. Ia pun menyarankan pada para eksportir kalau bisa melakukan ekspor produk setengah jadi supaya harganya meningkat. Kelapa kalau hanya diekspor dalam bentuk segar harganya standar, tapi kalau berupa nata de coco harganya meningkat.
 
“Ini yang kami maksud memberikan nilai tambah bagi petani, petani memiliki daya saing, buat terobosan,” tukasnya sembari menambahkan komoditas ekspor kedepannya bukan hanya di hulu tapi kalau bisa sampai hilir. “Industri harus ditumbuhkan, daya saing diciptakan,” sebutnya.
 
Dalam kesempatan ini ia juga menyampaikan harapannya agar para eksportir membagi sebagian keuntungannya ke petani. Jangan sampai petani hanya dijadikan perahan, namun harganya dimainkan sendiri oleh eksportir. Perlu adanya transparansi agar petani juga bisa merasakan hasil keringat mereka.
 
“Kita minta harga kewajaran. Tapi untuk menuju kearah sana, petani sebaiknya membuat kelompok. Sebab, kalau hanya bergerak perorangan marginnya kecil, lagipula akan mengalami kesulitan terkait pasokan. “Bangunlah kawasan pembangunan pertanian terpadu,” saran Ali Jamil.
wartawan
Arief Wibisono
Category

Percepat Perlindungan LP2B, Bali Siap Jadi Model Ketahanan Pangan Berkelanjutan

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mempercepat perlindungan lahan pertanian produktif melalui pendataan dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Jembrana Atensi Keluhan Sopir Logistik Jawa-Bali

balitribune.co.id I Negara - Keluhan para sopir logistik Jawa-Bali kini juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian di Jembrana. Pasca penyampaian aspirasi dari para sopir truk pada Senin (21/7/2026), Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati pun angkat bicara. Pihaknya memastikan aspirasi para sopir yang disampaikan melalui DPRD Jembrana menjadi atensi.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tambah Tenaga Medis, RS Singasana Buka Lowongan untuk Dokter Umum

balitribune.co.id I Tabanan – Rumah Sakit (RS) Singasana Tabanan sedang membuka lowongan untuk tambahan dokter umum guna mengoptimalkan pelayanan di poliklinik serta layanan medis lainnya.

Rencana penambahan tenaga medis ini dilakukan sebagai upaya rumah sakit dalam memperkuat operasional harian bagi masyarakat, meskipun saat ini sudah memiliki belasan dokter tetap.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Bersama DPRD Badung Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, mengesahkan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung 2025, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Selasa, (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.