Indo Licensing Virtual Expo 2020 Promosikan Produk Makanan dan Minuman Lokal Go Global | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 28 November 2021
Diposting : 2 December 2020 18:26
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / DIPROMOSIKAN - Produk makanan dan minuman dalam negeri dipromosikan secara global ditengah pandemi

balitribune.co.id | DenpasarGuna meningkatkan industri makanan dan minuman di Tanah Air ditengah pandemi yang serba terbatas ini, Krista Exhibitions menggelar Indo Licensing Virtual Expo 2020 yaitu pameran virtual internasional tentang lisensi produk makanan dan minuman, peluang bisnis serta konsep pameran maupun konferensi yang akan diselenggarakan secara virtual pada tanggal 8-13 Desember 2020 mendatang. 

CEO Krista Exhibition, Daud Dharma Salim secara virtual kepada awak media, Rabu (2/12) menyampaikan pameran produk secara virtual ini membuka peluang kemancanegara tanpa batas. Pasalnya, pameran virtual dapat diakses oleh pengunjung dari berbagai wilayah dan dibelahan waktu yang berbeda. 

Para pelaku usaha yang memamerkan produknya berkesempatan untuk dilihat secara global oleh seluruh dunia.Pengunjung pameran Indo Licensing Virtual Expo 2020 dapat merasakan pengalaman baru ke sebuah pameran 3D, dimana situs yang digunakan untuk acara ini didesain seperti gedung pameran asli, namun secara virtual lengkap dengan booth dan display.

"Pameran Virtual Krista Exhibitions ini merupakan solusi tepat di masa pandemi dengan beragam kelebihan fasilitas diikuti lebih dari 200 peserta, baik dari lokal maupun internasional," jelasnya.

Kata dia, penyelenggaraan Indo Licensing Virtual Expo 2020 ini diharapkan bisa memberikan wawasan yang lebih luas lagi kepada para masyarakat, khususnya pelaku usaha agar bisa mengembangkan kembali bisnis yang dijalani selama pandemi oleh para pengusaha tentang potensi pasar di mancanegara untuk produk mereka. Sekaligus membentuk jaringan pemasaran dan mendorong pelaku usaha di bidang industri lisensi untuk memperkenalkan produk-produk yang berkualitas dan berkompeten sehingga mampu bersaing dengan produk luar negeri.

"Pameran Indo Licensing Virtual Expo 2020 terbuka bagi para pelaku bisnis dan masyarakat umum, mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Kami juga menyediakan Virtual Herbal dan Jamu Expo Indonesia 2020 yaitu pameran virtual internasional herbal, jamu, kosmetik dan suplemen makanan kesehatan," jelas Daud.

Sementara itu Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Nina Mora menyatakan pameran makanan dan minuman secara virtual ini menunjukkan bahwa para pelaku usaha tetap optimis ditengah pandemi. Industri produk makanan dan minuman tetap mampu bertahan di masa penuh keterbatasan dan kendala karena Covid-19. 

"Saya bangga pada pelaku usaha lokal yang optimis dengan tetap kreatif berjuang gigih di masa pandemi mampu bangkit untuk meningkatkan roda perekonomian," ucapnya.

Pandemi mendorong masyarakat untuk mengubah pola belanja dari offline ke online. Sehingga pameran virtual ini sangat tepat untuk memasarkan produk pelaku usaha. Berdasarkan data, penjualan online tahun ini naik 400% dibandingkan tahun 2017 dengan nilai Rp 446,75 triliun. "Krisis ini akan mengubah perilaku masyarakat dan mendorong pelaku usaha untuk kreatif menciptakan peluang usaha baru," imbuh Mora.

Ia melanjutkan bahwa terlaksananya pameran virtual ini menjadi wadah bertemunya pelaku usaha dan konsumen, dimana produk makanan dan minuman dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan bisa menembus pasar global. 

Sementara itu Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Abdul Rochim mengakui jika ke depannya pameran secara virtual akan lebih banyak dilakukan dalam memasarkan produk dalam negeri ketimbang datang langsung pameran ke luar negeri. "Promosi ini sebagai salah satu upaya meningkatkan ekspor ditengah pandemi," ujarnya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler