Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Indonesia Perlu Agenda Perkotaan Baru

Kementrian Pekerjaan Umum
Lana Winayanti saat berbicara kepada pers, di Sanur, Rabu (11/5).

Denpasar, Bali Tribune

Indonesia dipercaya untuk menjalankan peran strategis mendorong tercapainya kesepakatan agenda baru perkotaan (New Urban Agenda-NUA) yang akan ditetapkan dalam sidang Habitat III. NUA bertujuan memperbaharui komitmen negara-negara dunia untuk perumahan dan pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Habitat III merupakan agenda Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang permukiman dan pembangunan perkotaan berlanjut dengan tujuan untuk memastikan komitmen bersama menuju pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Menurut Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Lana Winayanti, urbanisasi merupakan keniscayaan, jika tidak dikelola dengan baik akan timbul banyak masalah, di antaranya masyarakat menghuni rumah yang tidak layak, tidak memperoleh akses pelayanan dasar yang layak.

“Permukiman kumuh semakin banyak, kualitas lingkungan menurun, kemacetan lalu lintas makin parah, dan kualitas udara semakin buruk,” ujar Lana Winayanti kepada wartawan di gedung PIP2B, Sanur, Rabu (11/5).

Dalam dunia yang semakin mengkota, kata Lana, pada tahun 1976 saat Habitat I dilaksanakan, penduduk yang tinggal di perkotaan saat itu hanya 37 persen. Dan, 20 tahun kemudian tepatnya tahun 1996 penduduk yang tinggal di perkotaan mencapai 45 persen, dan di tahun 2016 ini sudah 55 persen lebih. Ia memperkirakan 20 tahun ke depan penduduk di perkotaan diperkirakan akan lebih dari 70 persen.

"Apa sih yang sebenarnya dikhawatirkan, kekhawatiran itu berada pada kapasitas pemerintah yang sebenarnya sangat terbatas untuk mengelola perkotaan, kalau kita tidak terbuka terhadap persoalan itu, maka perkembangan perkotaan semakin tidak akan teratur, banyak masalah yang terjadi kalau tidak di antisipasi dan direncanakan secara baik," jelasnya.

Sementara Guru Besar Arsitektur Universitas Udayana, Prof. Putu Rumawan mengatakan kekejaman di ibukota tampaknya diremain di Habitat III ini, untuk di waspadai bersama paling tidak isu lingkungan, arus globalisasi yang begitu kuat, kepentingan industri yang besar sudah masuk ke kota bahkan sudah masuk ke pelosok desa.

Menurut Rumawan, ada 4T yang akan membawa perubahan. Pertama adalah trip, kedua transportasi, ketiga tourism, dan keempat telekomunikasi. 4T ini akan berputar begitu cepat, dan yang sangat sulit untuk dihadapi bersama adalah perubahan.

"Perubahan inilah yang harus kita hadapi sekarang, bagaimana kita melawan bersama, selaras, ini yang kita lakukan, tetapi saya yakin bahwa Bali masih relatif mampu bertahan terhadap lokal genius yang dibingkai oleh kekuatan sosial  budaya, dan budaya merupakan bagian penting dalam mempertahankan perubahan itu," jelasnya.

wartawan
Edy Hermayasa
Category

Dukung Wisata Berbasis Budaya, Bupati Sanjaya Buka Parade Gebogan dan Baleganjur 'Dharma Santi Mahotsava' 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Komitmen dalam mendukung promosi destinasi wisata sekaligus pelestarian budaya lokal terus diperlihatkan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Hal tersebut tampak melalui kehadiran Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., yang membuka pelaksanaan Parade Gebogan dan Baleganjur Dua Destinasi Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali Tahun 2026 yang digelar di Bamboo Stage The Blooms Bali, Minggu (21/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Limbah Air Viral di Media Sosial, Dinas PUPR Denpasar Lakukan Pengecekan di Pantai Segara Sanur

balitibune.co.id I Denpasar - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Denpasar menyikapi video viral di media sosial terkait dugaan pembuangan limbah ke laut di kawasan Pantai Segara Sanur. Pengecekan langsung di lapangan telah dilakukan untuk memastikan kondisi riil dari saluran drainase tersebut pada Minggu (21/6).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabel Fiber Optik Semrawut, Bupati Satria Tegaskan Bakal Tindak Provider Nakal

balitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung mengambil sikap tegas terhadap keberadaan kabel fiber optik liar dan semrawut yang kian meresahkan. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, saat memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Penataan Kabel Fiber Optik di Ruang Rapat Kantor Inspektorat Klungkung, Jumat (19/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Urus Bojog Ngeleb, Wakil Ketua DPRD Bali Kresna Budi Turun Tangan Hubungi 110

balitribune.co.id I Singaraja - Menjadi wakil rakyat ternyata tidak selalu berkutat pada urusan kebijakan dan pemerintahan. Wakil Ketua DPRD Bali Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi bahkan harus turun tangan membantu warga yang panik karena Bojog (monyet) peliharaannya ngeleb (lepas), karena dikhawatirkan membahayakan lingkungan (tetangga) sekitar.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Buka Karangasem Festival dan Parade Budaya HUT Kota Amlapura ke-386

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par secara resmi membuka Festival dan Parade Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Amlapura ke-386 di Lapangan Tanah Aron, Jumat (19/6/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang diiringi letusan konfeti sebagai simbol dimulainya rangkaian perayaan hari jadi Kota Amlapura tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.