Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Insentif Diyakini Merangsang Minat Bepergian Dalam Negeri

Bali Tribune / DESTINASI - Turis domestik saat mengunjungi salah satu destinasi wisata di Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam hal mendongkrak kepariwisataan di Tanah Air khususnya di Indonesia pasca merebaknya wabah penyakit mematikan yang menggemparkan masyarakat global. Kondisi ini membawa dampak buruk pada industri pariwisata di sejumlah negara terdampak virus corona (Covid-19) yang mulai menyerang warga di Kota Wuhan, Tiongkok sejak akhir tahun 2019 lalu. 

Meskipun di Indonesia maupun Bali khususnya belum melaporkan adanya kasus tersebut, namun industri pariwisata di Pulau Seribu Pura sedikit memprihatinkan. Sebab, pulau ini terkena dampak dari merebaknya Covid-19 karena kehilangan market Tiongkok. Sejak Pemerintah Pusat menyetop sementara penerbangan dari/ke Indonesia-Tiongkok pada 5 Februari 2020 lalu guna menghindari penyebaran virus itu, kunjungan wisatawan asing khususnya dari Negeri Tirai Bambu terhenti. 

Pelaku industri pariwisata Bali yang bergerak di market Tiongkok pun mengeluhkan anjloknya bisnis mereka hingga memutuskan PHK dan menutup usahanya karena tidak ada kunjungan dari turis China daratan. Pemerintah Pusat pun dengan cepat menyikapi kondisi ini agar pelaku di industri tersebut tidak semakin terpuruk. Begitupun pariwisata Bali akan tetap bertahan di tengah goncangan virus yang menyerang pernafasan ini.

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Pusat memutuskan untuk menggenjot pasar domestik agar kembali bangkit yakni melalui insentif kepada maskapai. Disamping itu pula, pemerintah 

membebaskan pajak hotel dan restoran (PHR) sebagai bentuk penguatan ekonomi terhadap dampak Covid-19 yang berlaku di 10 destinasi wisata yang dinilai terkena imbas dari penurunan wisatawan Tiongkok. Seperti Yogyakarta, Malang, Manado, Mandalika, Labuan Bajo, Belitung, Bintan, Danau Toba, Bali dan Batam.

Kebijakan tersebut dinilai memberi stimulus untuk keberlangsungan industri pariwisata di tengah isu penyakit mematikan yang terkonfirmasi telah menyerang sejumlah negara. Akademisi dari Universitas Udayana Denpasar, Prof Nyoman Darma Putra, Kamis (27/2) mengatakan, wisatawan yang datang ke Bali dan destinasi lainnya di Nusantara tidak perlu membayar lebih mahal karena adanya insentif dari pemerintah. "Tentunya akan membuat orang tertarik untuk liburan di dalam negeri," katanya. 

Mengingat pasar domestik memiliki potensi cukup tinggi dengan daya beli yang sangat bagus bahkan melebihi pengeluaran turis Tiongkok. "Industri pariwisata di Bali harus lebih fokus untuk menggarap pasar dalam negeri. Untuk sementara, pasar Tiongkok bisa dilupakan dulu, mengingat masih ada wabah corona," jelas Darma.

Menurut dia, adanya insentif dalam bentuk diskon sebesar 30% potongan harga untuk 25% seat per pesawat yang menuju ke sepuluh destinasi wisata akan meningkatkan minat perjalanan domestik, karena bepergian ke luar negeri dianggap kurang aman dari sisi kesehatan.

Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), I Made Ramia Adnyana pun mengakui upaya dari pemerintah pusat diyakini membawa dampak positif untuk tingkat kunjungan wisatawan ke Bali.  "Selain harga paket wisata menjadi lebih murah, dengan adanya kebijakan ini target kunjungan wisatawan domestik juga akan meningkat. Sehingga bisa mengisi kekosongan pasar Tiongkok," ungkapnya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Proyek Dermaga Gilimanuk Picu Antrean Panjang, Polisi Siaga di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara — Pengerjaan peningkatan kapasitas Dermaga Mobile Bridge (MB) 2 di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitarnya. Antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa terpantau mengekor hingga keluar kawasan pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.