Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Baru Singaraja-Mengwitani Mulai Dikerjakan

PENJELASAN - Gubernur Bali, Wayan Koster mendapat penjelasan soal pembangunan jalan baru Kota Singaraja-Mengwitani saat peletakan batu pertama di titik 5 dan 6 Desa Pegayaman, Rabu (14/11).

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Wayan Koster melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan jalan baru Kota Singaraja-Mengwitani di titik 5 dan 6 Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Rabu (14/11).  Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII Bali-Jatim, I Ketut Dharma Wahana menjelaskan, dengan adanya jalan baru ini nantinya akan memperpendek dan mempercepat waktu tempuh dari Mengwitani ke Singaraja maupun sebaliknya.  "Dari Mengwitani ke Singaraja ada 10 titik yang akan dilaksanakan. Hari ini pertama dibangun yaitu titik 5 dan 6. Mudah-mudahan segera menyusul titik lainnya. Pembangunan short cut ini tidak lain hasil kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah," katanya.  Disebutkan Dharma, kecepatan titik 5 dan 6 sekarang ini 20 kilometer per jam, dengan pembangunan jalan baru tersebut maka akan menambah kecepatan menjadi 40 kilometer per jam. Sedangkan dari sisi waktu akan lebih singkat dari sebelumnya ditempuh sekitar 7 menit namun diperpendek menjadi hanya 3 menit.  "Dengan adanya kecepatan bertambah, waktu tempuh berkurang dan kemiringan yang eksisting antara 8 sampai 12 persen sekarang bisa 6 persen. Dengan demikian antara utara dan selatan akan lebih cepat. Itu tujuannya. Apalagi nanti seluruhnya selesai," beber Dharma.  Jarak tempuh dari Denpasar ke Singaraja saat ini berkisar 2 jam 36 menit, namun ketika pembangunan short cut telah rampung maka akan memperpendek jarak tempuh menjadi 1,5 jam. Jalan baru itu nantinya memiliki lebar total 11 meter dengan lebar jalan utama 7 meter ditambah 2 bahu di sisi kanan dan kiri selebar 2 meter dengan total panjang 1.950 meter. "Ground breaking ini mengawali kegiatan proyek short cut titik 5 dan 6," imbuhnya.  Kontrak Proyek jalan Batas Kota Singaraja-Mengwitani mulai ditandatangani pada 9 November 2018 dengan nilai penawaran kontrak Rp 140.684.958.700 yang dikerjakan oleh dua rekanan, yakni Adhi-Cipta KSO. Sementara Gubernur Bali, Wayan Koster dalam kesempatan tersebut mengatakan short cut Mengwitani-Singaraja telah lama menjadi impian masyarakat Bali dan Buleleng khususnya. "Baru kali ini bisa terwujud. Mengapa kami konsen terhadap infrastruktur? karena Bali adalah tujuan wisata dunia. Menurut saya, Bali sangat terlambat membangun infrastruktur. Maka 5 tahun ke depan periode kepemimpinan saya ini akan fokus ke pembangunan infrastruktur darat, laut dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi satu sama lain," ucapnya.  Segala upaya, kata dia, akan dikerahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ini termasuk di dalam agenda short cut Singaraja-Denpasar. "Saya meminta agar menghitung short cut dari titik 1 sampai 10 berapa dibutuhkan anggaran untuk penyediaan lahan, berapa diperlukan anggaran untuk FS atau feasibility study dan detail engineering design (DED) dan berapa diperlukan anggaran untuk pembangunan strukturnya," ucap Koster.   Pihaknya siap melaksanakan feasibility study dan DED tahun 2019 dengan biaya dari APBD provinsi kecuali titik 3, 4, 5, 6 karena sudah lebih dulu. "Yang lain, titik 1, 2 sampai 7, 8, 9 dan 10 itu semuanya dari APBD provinsi. Penyediaan lahannya untuk titik 3 dan 4 di 2019 juga kami anggarkan dari dana provinsi Rp 15 miliar," sebutnya.  Pihaknya menargetkan penyediaan lahan untuk titik 3 dan 4 dapat selesai pada November ini. "Kalau ada rumah yang harus dipindah harus buatkan rumahnya lengkap dengan sanggah-nya dan lainnya jangan sampai kita menggusur orang secara tidak manusiawi," tegas pria asal Buleleng ini.  Lebih lanjut Koster memaparkan untuk penyediaan lahan hingga FS dan DED 2019, Pemerintah Provinsi Bali akan menyediakan Rp 200 miliar. Dia menargetkan pembangunan short cut titik 1 sampai 10 ini bisa selesai sampai tahun 2021. "Tahun ini titik 5 dan 6, tahun 2019 titik 3 dan 4, tahun 2020 titik 7 dan 8 dan 2021 titik 9 dan 10 serta titik 1 dan 2," bebernya.  Selanjutnya, kata Koster jalan tol Denpasar-Gilimanuk juga akan dibangun. "Dengan selesainya short cut, maka harapan kita bersamaan dengan persiapan pembangunan bandara di Bali Utara. Mudah-mudahan tahun 2019 sudah ada tahapan untuk pembangunan bandara. Dalam waktu 3 tahun bandara Bali Utara sudah bisa terwujud juga," imbuhnya.  Begitu juga akan dilakukan pembangunan infrastruktur laut di Celukan Bawang, pelabuhan kapal pesiar di Benoa, dan Karangasem serta kebutuhan infrastruktur kereta api. "Sudah banyak yang berminat membangun rel kereta api. Dari PT KAI sudah siap untuk presentasi. Dengan demikian pembangunan infrastruktur di Bali bisa berjalan dengan lancar sesuai target," harapnya.

wartawan
Redaksi
Category

Zurich Entrepreneurship Program Bekali Keterampilan Wirausaha Masa Depan bagi 6 Ribuan Pelajar

balitribune.co.id | Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan akan keterampilan kewirausahaan hingga pemanfaatan teknologi digital, Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia memperkuat dampak Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dengan membekali 6.125 siswa SMA dan SMK di sepuluh kota pada tahun ajaran 2026–2027.

Baca Selengkapnya icon click

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.