Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Nyambu di Dusun Tanggahan Peken Hancur

HANCUR - Klian Dusun Tanggahan Peken tunjukkan kondisi jalan Nyambu yang hancur.

BALI TRIBUNE - Kondisi ruas jalan Nyambu di Dusun Tanggahan Peken, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli hancur lebur. Hancurnya jalan yang berstatus jalan kabupten itu sudah berlangsung sejak lama dan hingga kini belum tersentuh  perbaikan. Klian Dusun Tanggahan Peken I Nyoman Sariasa mengatakan ruas jalan nyambu dibangun sekitar sepuluh tahun lalu lengkap dengan sara penunjangnya (drainase). Hancurnya badan jalan  sepanjang 1 kilo meter tersebut selain karena kondisi yang lembab juga disebakan setiap turun hujan air meluap ke badan jalan,” ungkap I Nyoman Sariasa sembari menambahkan, rusak jalan sudah berlangsung cukup lama.   Karena luput dari perbaikan ,warga yang memilki ternak di jalur tersebut  berupaya menambal jalan yang rusak dengan adonan semen campur pasir. Kerusakan terparah terjadi di posisi jalan  turunan  yang ada gorong-gorongnya. “Diameter gorong-gorong sangat kecil sementara kalau hujan air yang datang dari timur sangat besar ,praktis air meluber ke badan jalan,” ungkapnya. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak. “Jalan tersebut merupakan akses menuju Pura Dalem Nyambu selain itu banyak warga yang memilki usaha ternak,” jelasnya. Anggota DPRD Bangli, Satria Yuda saat dikonfirmasi membenarkan rusaknya ruas jalan Nyambu tersebut. “Untuk di Dusun Tanggahan Peken jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya berstatus jalan kabupaten,” ungkapnya. Kata politisi dari PDIP itu, jika nantinya dilakukan perbaikan maka hanya memperbaikan badan jalan saja akan tetapi perlu dilakukan pengurugan agar jalan lebih landai dan  gorong- gorong  juga diperbesar, sehingga ketika turun hujan air tidak meluber ke badan jalan. ”Kalau tidak dilakukan pengurugan dan perbaikan gorong- gorong ,dalam waktu singkat saja badan jalan akan kembali hancur walupun nantinya jalan tersebut dihotmix,” jelasnya sembari mengungkapkan untuk proses perbaikan  jalan tersebut membutuhkan anggran yang besar hampir Rp 1 miliar lebih. Sementara pemeliharaan jalan dan jembatan dinas pekerjaan umum,IB Suandi  mengatakan tim telah melakukan survey ,hasilnya kerusakan jalan cukup parah. Untuk perbaikan baru bisa dilakukan tahun 2019,karena untuk anggran rutin peruntukanya bagi kerusakan jalan berkisar 10-15 persen. “Perlu dilakukan peningkatan kekuatan aspal dan perbaikan sarana penunjangnya,” ujarnya . Untuk perbaikan jalan tersebut membutuhkan anggaran berkisar Rp 1,5 miliar sampai Rp 2 miliar.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.