Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Penghubung Lepang - Sidayu Rusak, Warga Keluhkan Belum Ada Pengaspalan

Bali Tribune/ RUSAK - Kondisi jalan adat lepang menuju siDayu rusak parah.



balitribune.co.id | Semarapura - Jalan penghubung Desa Adat Lepang menuju Desa Adat Sidayu Nyuh Aya, Desa Takmung, Banjarangkan bertahun-tahun rusak parah. Pengaspalan tidak kunjung dilakukan, padahal jalan tersebut sering dilintasi warga karena menuju wilayah permukiman warga dan persawahan.

Jalan yang kondisinya rusak sepanjang sekitar 300 meter. Warga mengeluh, karena jalan dari barat (Desa Adat Lepang) menuju timur jalan masih beralaskan tanah dan kerikil. Sedangkan sebaliknya, dari timur (Sidayu Nyuh Aya) sudah dilakukan pengaspalan sejak lama.

Seorang warga setempat Ketut Sumerjaya mengatakan, dkerusakan jalan tersebut sudah dikeluhkannya sejak tahun 2014 lalu. Saat itu ia pertama kali tinggal di wilayah tersebut. Diakuinya jalan di depan rumahnya sudah diaspal, hanya saja itu berkat dirinya yang melepas hak agar pengaspalan dilakukan.

Namun jalan dari rumahnya menuju akses jalan utama di Dusun Lepang belum diaspal. Padahal di wilayah itu juga terdapat wilayah pertanian, sehingga setiap harinya petani melewati jalan tersebut, termasuk untuk mengangkut hasil panen.

"Saya tinggal di sini dari tahun 2014, sejak saat itu memang jalannya sudah rusak berat. Saat itu belum ada jembatan yang bisa menghubungkan dua desa adat ini. Berselang beberapa waktu, saya ada yang mencari untuk disarankan melepas hak, agar bisa di aspal dan di buatkan jembatan. Saya kira akan dilakukan sampai ke barat, tapi nyatanya hanya sampai di depan rumah saya saja,” keluh Sumerjaya.

Terlebih jika terjadi hujan, jalan yang rusak akan berubah menjadi genangan. Sehingga licin dan sulit dilalui. Bahkan warga yang sering mengakses jalan itu, sering gotong royong secara swadaga dan urunan membelikan kerikil (batu kecil). Ini agar mengurangi genangan air saat turun hujan. Hanya saja pencegahan tersebut tidak bertahan lama. “Ya kalau hujan pasti ada genangan. Tentunya pasti licin karena jalan tanah,” ungkap dia.

Perbekel Desa Takmung I Nyoman Mudita mengatakan, jalan tersebut sudah diajukan ke Pemerintah Kabupaten Klungkung agar secepatnya mendapat penanganan. Proses itu sudah dilakukannya sejak tahun 2022 lalu. “Saya sudah mengajukan, tapi sudah di SK-kan atau belum saya belum tahu,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman I Made Jati Laksana mengungkapkan, akses jalan tersebut masih non status. Meskipun demikian, jalan itu sudah diusulkan menjadi jalan kabupaten, namun hal itu masih harus menunggu SK dari Pemprov Bali. "Perbaikan baru bisa dilakukan, saat aset jalan itu sudah diserahkan (ke kabupaten). Saat ini statusnya masih proses penyerahan asetnya," ungkap Jati Laksana.

wartawan
SUG
Category

Rekayasa Lalu Lintas di Kerobokan Kelod, Bupati Badung Instruksikan Penguatan Infrastruktur dan Evaluasi Berkelanjutan

balitribune.co.id | Mangupura - Upaya Pemkab Badung dalam menata dan mengendalikan lalu lintas di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, berangsur menunjukkan hasil yang positif.

Baca Selengkapnya icon click

Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk Jebol di Dua Titik, Truk Terperosok

balitribune.co.id | Tabanan - Dua titik bahu jalan di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, jebol akibat tergerus aliran air hujan. Peristiwa ini memicu kekhawatiran pengguna jalan karena salah satu titik kerusakan memiliki kedalaman yang cukup ekstrem hingga mencapai lima meter.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Boehringer Ingelheim dan BAWA Edukasi Ribuan Siswa SD, Perkuat Upaya Cegah Rabies di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan rabies di Bali terus diperkuat melalui jalur pendidikan sejak dini. PT Boehringer Ingelheim Indonesia bersama Bali Animal Welfare Association (BAWA) resmi menuntaskan program "Sustainable Development for Generation (SD4G) 2025 – Stop Rabies Education" yang berlangsung selama empat bulan, dari Juli hingga November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lebah di Kebun Raya Sengat 20 Pengunjung, Damkar Bertindak

balitribune.co.id | Tabanan - Kebakaran (Damkar) Tabanan dan Badung menangani sarang tawon Dendeng Ai di areal Kebun Raya Eka Karya Bali, Bedugul, Kecamatan Baturiti, Kamis (8/1).

Ini dilakukan setelah muncul laporan adanya 20 pengunjung Kebun Raya yang tersengat tawon saat berwisata belum lama ini. Sarang tawon itu sendiri berada di dahan pohon setinggi sepuluh meter.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.