Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Rusak, Pasar Kintamani Berdebu

Jalan
RUSAK – Jalan rusak di Pasar Kintamani menebarkan debu saat memasuki musim kemarau, sehingga mengganggu kenyamanan.

BALI TRIBUNE - Akibat jalan rusak, membuat Pasar Kintamani berdebu saat memasuki musim kemarau seperti sekarang ini. Namun sayangnya, meski kerusakan telah lama namun hingga jalan di Pasar Kintamani belum tersentuh perbaikan.

Pantauan Bali Tribune di lokasi, Kerusakan terparah terjadi di pintu masuk bagian utara. Jalan yang menghubungkan pasar bagian atas dan bawah ini rusak berat. Di sejumlah titik terlihat  lubang menganga, sementara saat memasuki musim kamarau seperti saat ini, debu berterbangan di sekitar lokasi. “Jalan ini sudah lama rusak, namun tidak kunjung diperbaiki. Makanya, kini kerusakan bertambah parah,” ujar Wayan Pejet, salah seorang pedagang ditemui di sekitar lokasi, Selasa (4/7).

Dia menyebutkan, akibat kerusakan ini akses menuju pasar menjadi terganggu. Karena kendaraan yang lewat mesti harus pelan-pelan, karena takut kendaraanya terjebak dalam lubang. “Kita berharap agar Pemkab Bangli melakukan perbaikan terhadap jalan rusak ini. Mengingat jalan ini sangat vital bagi pedagang,” pintanya.

Kadisperindag Bangli belum bisa dikonfirmais terkait kerusakan jalan tersebut.

wartawan
Agung Samudra
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.