Jalani Karantina Malah Wara-wiri di Pasar Galiran | Bali Tribune
Diposting : 19 January 2021 07:07
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bali Tribune/ TEMUKAN - Tim Yustisi temukan warga sedang jalani karantina mau masuk ke Pasar Galiran.
Balitribune.co.id | Semarapura - Petugas Satpol PP Kabupaten Klungkung cukup jeli dan awas dalam mengawasi kepatuhan warga mengikuti protokol kesehatan. Hal itu terbukti sikap care petugas Tim Yustisi berhasil menemukan warga yang masih menjalani masa karantina malah berkeliaran di Pasar Umum Galiran.
 
Warga yang mengaku bernama Daniel ini dipergoki saat keluyuran masuk kepasar Galiran. Pria asal NTT saat diamankan malah tidak menggunakan masker serta kelihatan cuek sekali, membuat petugas meradang. Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Klungkung I Putu Suarta mengungkapkan saat melakukan sidak penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Pasar Umum Galiran pihaknya menemukan salah seorang warga tidak menggunakan masker. "Saat ditanya mengapa tidak menggunakan masker, bersangkutan mengaku ketinggalan di rumah," tegas Putu Suarta
 
Dengan baik hati, petugas memberi peringatan lisan dan diberikan masker untuk dipakai. Selain itu karena bersangkutan terlihat linglung dan tidak membawa identitas, petugas hendak melakukan pengamanan. "Saat mau diangkut, orang itu mengaku istrinya positif Covid-19 dan masih dalam masa karantina. Dia ke pasar mengaku untuk membeli sayur," sebutnya. 
 
Mendengar hal itu, petugas kaget dan melakukan jaga jarak dengan orang tersebut. Satpol PP lantas melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menjemput bersangkutan menggunakan ambulan Kris. Daniel dipulangkan ke kosannya di Jalan Matahari Kelurahan Semarapura Klod untuk melanjutkan masa karantina. 
 
Dengan adanya temuan warga yang sedang menjalani karantina malah berkeliaran di Pasar Galiran, Kadis Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni dihubungi, Senin(18/1), mengakui istri dari Daniel diketahui positif Covid-19 sejak 6 Januari 2021. Bersangkutan pun menjalani karantina di RS Arisanti Gianyar dan baru dua hari yang lalu keluar. Disebutkan Swapatni bahwa sesuai aturan, warga setelah menjalani karantina di rumah sakit, istri dari Daniel ini tetap menjalani karantina di tempat ia tinggal. Begitu juga Daniel yang punya kontak erat dengan istri dan tinggal bersama. "Kita sudah melakukan pengecekan, tapi karena alamat tidak jelas, petugas tidak menemukan Daniel," ujarnya.
 
 Diakuinya Daniel sampai saat ini belum sempat dilakukan Tes  Swab. “Kita mengharafkan Ke depannya petugas kesehatan akan melakukan penjadwalan untuk melakukan Swab kepada Daniel. Untuk sementara kedua orang tersebut diminta melakukan isolasi mandiri sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.