Jalur Gitgit Rawan, Tiga Kawanan Begal Rampas Sepeda Motor Mahasiswi | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 07 Agustus 2020
Diposting : 15 July 2020 05:46
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune / Ilustrasi (ist)
balitribune.co.id | SingarajaKawanan begal beraksi dengan merampas sepeda motor milik mahasiswi bernama Leti Puji Lestari (24), Senin (13/7) sekitar pukul 14.30 wita. Mahasiswi asal Banjar Dinas Banyubiru, Desa Kaliakah, Negara Jembrana, dibegal tepat di kilometer 13 tepatnya di Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Sukasada. Akibatnya, Leti kehilangan sepeda motor dan mengalami luka setelah sempat dipukul oleh kawanan begal. Peristiwa ini menambah daftar kerawanan di wilayah hukum Polres Buleleng setelah sebelumnya kasus perampokan disertai pembunuhan terjadi di Dusun Dauh Pura, Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan.
 
Informasi yang dihimpun, peristiwa pembegalan yang terjadi dijalur Denpasar-Singaraja, berawal saat korban dalam perjalanan dari Denpasar menuju Singaraja. Setiba di TKP mendadak korban dipepet  tiga orang laki-laki tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor. Kemudian ketiga orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna hitam, menghadang ditengah jalan.Tak hanya itu, kawanan begal juga menodongkan pisau kearah korban dan memaksa korban turun dari sepeda motor yang dikendarainya.
 
Merasa ketakutan korban lantas berteriak meminta tolong. Namun, teriakan itu membuat kawanan itu memukul wajah korban dan merampas sepeda motornya.
 
Akibat aksi pembegalan itu korban kehilangan sepeda motor Yamaha Mio Soul bernopol DK 6075 ZU. Tak hanya itu dompet milik korban berisi STNK, KTP, ATM, kartu pelajar, BRIZZI, kartu alfamart dan uang tunai sebesar Rp 750 ribu juga dibawa kabur pelaku. Atas kasus itu korban melapor ke Polsek Sukasada.
 
Kapolsek Sukasada, Kompol I Nyoman Landung membenarkan peristiwa itu. Kata Kompol Landung, pihaknya sudah menerima laporan aksi pembegalan tersebut.
 
"Sudah, kami sudah terima laporan dugaan pembegalan dari korban Leti Fuji Lestari Senin kemarin," kata Kompol Landung.
Atas kasus itu, Landung mengaku sudah meminta keterangan korban, melakukan penyelidikan dan memeriksa  saksi.
 
"Kami juga mengintensifkan patroli dijalur Singaraja-Denpasar. Kami juga menghimbau kepada pengendara motor untuk lebih berhati-hati melintas dijalur tersebut karena cenderung sepi," tandasnya.