Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jamin Keamanan Pemilu, Kapolda Bali Kumpulkan Bendesa Adat

Bali Tribune/Foto bersama Bendesa Adat dengan Kapolda Bali.

balitribune.co.id | Denpasar – Menjelang masa tenang Pemilu, Rabu 17 April 2019 mendatang, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengumpulkan segenap jajarannya Bhabinkabtibmas bersama Bendesa Adat seluruh Bali untuk turut serta menyejukkan pelaksaanaan Pemilu di Gedung Lembah Pujian Jalan Antasura nomor 1 A Denpasar, Selasa (9/4) kemarin.

Pada kesempatan tersebut, Golose menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilu agar berjalan aman dan sejuk merupakan kebijakan dan komitmen, baik dari Mabes Polri dan Polda Bali. Oleh karena itu pihaknya mengimbau agar jajarannya juga Bendesa Adat mengajak serta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. "Saya sebagai Kapolda bersama-sama Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. Kami dari pihak kepolisian tetap mengutamakan pencegahan dari kejadian-kejadian yang mungkin timbul. Walaupun di Bali tidak ada potensi untuk itu. Tetapi yang paling penting adalah imbauan mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih menentukan pemimpin yang nantinya akan memimpin dan juga akan menjadi wakil rakyat," ucapnya.
Golose merasa penting untuk mengumpulkan jajarannya dan juga Bemdesa Adat lantaran peran serta dari Desa Adat sangatlah besar bagi masyarakat Desa Adatnya masing-masing. Dengan diikutkannya para Bendesa Adat ini menurutnya lebih efektif untuk nengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. Sehingga ia mengimbau agar masyarakat menggunakan hak pilihnya. Sehingga benar-benar ikut merayakan pesta demokrasi. "Tiga hari empat hari sebelum masa tenang ini kami mengumpulkan bersam-sama. Mereka sangat antusias dan sangat mendukung. Semua personil kami turunkan. Bukan hanya menjaga TPS saja, di luar juga. Anak buah saya ada 13 ribu lebih," ujarnya.

Untuk menggugah masyarakat agar tidak Golput, Polda Bali juga sudah melakukan sosialiasi melalui pembagian liflet dan baliho agar masyarakat mau datang ke TPS. Namun, hak untuk memilih, sepenuhnya diserahkan kembali ke masing-masing individu masyarakat. "Yang jelas kami akan terus melakukan imbauan kepada masyarakat untuk menggunakan haknya dan ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi," pungkas jenderal lulusan Akpol tahun 1988 ini. 

wartawan
Ray

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.