Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaya Negara Buka Festival Bulan Bahasa Bali, Kejar Industri 4.0 Boleh, Tapi Jangan Lupa Bahasa Bali

Bali Tribune/BULAN BAHASA- Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara membuka Festival Bulan Bahasa Bali di Taman Kota Lumintang Denpasar, Selasa (11/2).
Balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai upaya pelestarian dan pengembangan seni, budaya, tradisi dan kearifan lokal Bali, khususnya Bahasa dan Sastra Bali, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar  menggelar Festival Bulan Bahasa Bali  di Taman Kota Lumintang Denpasar Selasa (11/2). 
 
Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara ketika membuka acara tersebut mengatakan, Festival Bulan Bahasa Bali sangat bagus mengingat saat ini kita telah memasuki industri 4.0. “Tantangan industri 4.0 itu sangat banyak itulah sebabnya generasi muda harus memiliki SDM yang unggul, memiliki daya saing, dan kompetensi,” tegasnya.
 
Dengan begitu, bisa memiliki daya saing di Kota Denpasar dan dapat menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri. Sedangkan untuk mendukung anak muda kreatif, Pemkot Denpasar telah membangun Gedung Dharma Negara Alaya untuk mewujudkan Orange Economy. Dimana dalam Orange Economy tersebut perpaduan budaya lokal  dengan industri kreatif yang ada. 
 
Dalam Orange Economy, Jaya Negara mengutip dua pendapat tokoh ternama John Howkins “How People Make Money” yang artinya banyak orang mendatangkan uang karena ide kreatif yang dimunculkan. 
 
Pendapat kedua dari Sastrawan Alm Ide Pedande Made Sidemen dalam bukunya mengukapkan ‘’Beline mangkin, makinkin mayasa lacur, tong ngelah karang sawah, karang awake tandurin, guna dusun ne kanggo ring desa’’. Yang artinya, kalau kita tidak memiliki sawah ladang mari diri kita sendiri tanaman sehingga berguna di masyarakat.
 
 Dari kedua pendapat itu, Jaya Negara berharap agar Orange Economy ada  perpaduan budaya lokal  dengan industri kreatif. “Semua itu bisa dilakukan tanpa mengurangi atau melupakan kebudayaan Bali,” katanya.
 
Seperti suling yang dimainkan suara tabuh menjadi indah, enak dan merdu di dengar. Begitu juga dalam orenge economy jika suling yang tiup Gus Teja ternyata bisa mendatangkan uang.
 
"Itulah tantangan kita ke depan selaku umat Hindu di Bali boleh bergerak ke depan dan mengejar tantangan industri 4.0 tapi tidak boleh meninggalkan jati diri kita selaku orang Bali yang memiliki warisan budaya Budi luhur yang harus dipertahankan dan dilestarikan. Jangan lupa dengan bahasa Bali," ungkapnya.
 
Sementara Ketua Panitia Dwi Mahendra Putra mengatakan kegiatan ini untuk melestarikan kebudayaan Bali.  Sehingga dalam festival  ini ada beberapa lomba yang dilombakan yakni Nyurat Aksara Bali anak-anak SD dikuti sebanyak 43 orang.
 
 Lomba Ngewacen lontar daa truna diikuti sebanyak 39 orang, Masatua Bali krama istri  diikuti sebanyak 39, pidarta bendes adat 11, debat bahasa bali  SMK/ SMA se-kota Denpasar  sebanyak 21 orang. Semua lomba ini penilaiannya menggunakan aplikasi sehingga begitu mereka selesai lomba bisa langsung melihat hasilnya.
 
"Penilaian yang menggunakan aplikasi  merupakan yang pertama kali di Bali," ungkapnya.
 
Lebih lanjut ia mengatakan bagi uang juara akan mendapatkan kesempatan maju ke tingkat provinsi untuk mengikuti kompetensi lebih lanjut. 
 
Dengan lomba ini kedepan anak muda semakin kreatif dan bisa melestarikan budaya Bali khususnya bahasa, aksara dan bahasa Bali.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Sungai di Denpasar Dipenuhi Sampah, Pemkot Segera Panggil Kades Lurah

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah cepat menyikapi maraknya fenomena warga membuang sampah ke alur sungai dan drainase. 

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengundang seluruh camat, perbekel (kepala desa), serta lurah dalam rapat koordinasi darurat pekan depan guna memetakan titik rawan pembuangan sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

balitribune.co.id | Mangupura - Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Buleleng Kucurkan Rp4,18 Miliar untuk 7 Partai Politik

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 7 partai politik di Kabupaten Buleleng telah menerima Bantuan Keuangan Partai Politik yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Pencairan bantuan tersebut dilaporkan sebagai bagian dari pelaksanaan ketentuan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan partai politik.

Baca Selengkapnya icon click

Truk Pasir Anjlok Lintangi Separuh Jalan, Perparah Kemacetan Lalin di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kemacetan lalu lintas  di Jalan Raya Sayan, Ubud, menjadi semakin parah, Rabu (3/6/2026) pagi. Kerena sebagian badan jalan terhalang truk pasir yang anjlok ban hingga rebah. Sementara kendaraan yang melintas harus berjalan pelan karena material pasir tumpah ke badan jalan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.