Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaya Negara: Sungai Bukan Tempat Membuang Sampah

Bali Tribune/Wali Kota Denpasar, Jaya Negara saat menyerahkan sembako kepada KPS Kota Denpasar secara simbolis, Minggu Siang (6/6) di Warung Subak Peguyangan.


balitribune.co.id | Denpasar  - Wali Kota Denpasar Jaya Negara berharap agar di masa pandemi,  Komunitas Peduli Sungai (KPS) Kota Denpasar dapat berperan nyata untuk mengembalikan pemahaman masyarakat mengenai fungsi wilayah sungai dalam menopang kehidupan masyarakat. 
 
“Bila kebersihan dan kelestarian aliran sungai terjaga hingga bermuara kelaut akan sanggup menghidupi masyarakat,” kata Jaya Negara dalam acara tatap muka bersama 35 komunitas peduli sungai Kota Denpasar, Minggu (6/6), di Peguyangan Denpasar.
 
Sebab, demikian Jaya Negara, sungai bukan sebagai tempat membuang sampah, itu menjadi agenda penting KPS Denpasar yang secara berkesinambungan memberikan edukasi kepada masyarakat.
 
“Kebersihan sungai di Denpasar merupakan salah satu visi dan misi saya. Keedepan saya ingin sungai-sungai yang ada di Denpasar bersih semuanya dan ditata dengan indah,” tandas jaya Negara.
 
Untuk itu, dia mengajak seluruh elemen baik itu pemerintah, tentara, komunitas untuk ikut serta berjalan bersama bahu membahu menjaga lingkungan dan sungai untuk tetap bersih.
 
Menurut Jaya Negara, tatap muka yang dilaksanakan secara sederhana ini masih dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia dan bulan Bung Karno.
 
Dalam kegiatan ini juga diserahkan bantuan sembako kepada para komunitas peduli sungai Denpasar yang merupakan bantuan dari Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya secara simbolis oleh Walikota Jaya Negara, Wakil Wali Kota Arya Wibawa kepada KPS Denpasar.
 
Turut hadir dalam acara itu, Anggota DPR RI, Dapil Bali I Gusti Agung Rai Wirajaya, Wakil Wali Kota Denpasar, Arya Wibawa, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana, Plt. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Kepala Badan Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida Maryadi Utama dan OPD terkait lainya.
wartawan
YAN
Category

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.