Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Galungan Honor 2 Bulan Belum Cair, Petugas Kebersihan Pasar Galiran Klungkung Cemas

Bali Tribune / Petugas Kebersihan Pasar Galiran,Klungkung

balitribune.co.id | KLungkung - Hari Raya Galungan dan Kuningan tinggal beberapa hari lagi, umat Hindu menyambut hari kemenangan Dharma melawan A Dharma ini dengan membeli berbagai keperluan sesajen. Kondisi ini berbanding terbalik dengan para petugas kebersihan di pasar Galiran, Klungkung. Jangankan membeli buah untuk Galungan, buat makan saja mereka harus mengatur dengan sangat hemat. "Honor bulan Januari dan Februari dereng (belum) cair pak, napi angge tyang meblanja (apa saya pakai belanja)," ungkap salah satu petugas kebersihan yang enggan disebut namanya.

Kondisi serupa dikeluhkan  petugas kebersihan pasar lainnya, Ketut Sriwati dan Ni Wayan Sutartini. Petugas kebersihan asal desa Manduang dan Banjar Siku, Kamasan ini tetap tekun  melaksanakan tugasnya sehari hari membersihkan meskipun honor sampai pertengahan Februari belum mereka terima. 

"Honor kami, petugas kebersihan pasar Galiran belum dibayarkan, kami belum berbelanja keperluan hari raya Galungan walaupun keluarga sudah menunggu,” ujar salah satu petugas kebersihan yang minta namanya juga tidak disebut.

Lebih jauh mereka kompak mengaku honor bulanan yang mereka terima berkisar Rp 1,6 juta plus  dapat tunjangan sembako cukup untuk keperluan makan keluarga, namun untuk keperluan yang lain ya mesti pintar pintar ngaturnya sendiri.

Belum terbayarnya hak Para pekerja kebersihan Pasar Galiran Januari dan Februari diakui Kepala UPT Pasar Semarapura, KLungkung Komang Sugianta. Menurutnya dirinya sudah mengusahakan secepatnya agar honor mereka bisa segera cair.

“Kita usahakan honor petugas kebersihan Pasar segera bisa diterima. Senin (17/2) sudah bisa diusahakan direalisasikan ke Bank,karena berkas gaji sudah masuk ke Dinas Perindagkop Klungkung,” terang Komang Sugianta optimis seraya minta bersabar kepada petugas kebersihan pasar semua.

wartawan
I Ketut Sugiana
Category

Pemkab Badung Bagi Wilayah Pengolahan Sampah, Kuta ke TPST Padang Sumbu dan Mengwi ke Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membagi pengelolaan sampah berdasarkan wilayah untuk mengantisipasi penutupan permanen TPA Suwung mulai 1 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung I Made Agus Aryawan, mengatakan saat ini pengelolaan sampah di Badung dilakukan melalui dua skema utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Badung Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kabupaten Layak Anak

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama delapan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4).

Baca Selengkapnya icon click

Seniman Fokus Berkarya, Bupati Badung Pastikan Hak Diterima Utuh Tanpa Potongan

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah tingginya ekspektasi terhadap kualitas seni daerah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah tegas untuk menjamin transparansi distribusi dukungan bagi para seniman. Langkah ini diambil guna menghapus kekhawatiran adanya intervensi, potongan dana, hingga praktik tidak sehat yang kerap membayangi ruang kreatif pelaku seni di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.