Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943, Tamba-Ipat Serahkan Insentif Bagi Tokoh Umat

Bali Tribune / INSENTIF - Menjelang perayaan nyepi, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyerahkan secara simbolis bantuan insentif kepada tokoh agama dan tokoh adat di Jembrana.

balitribune.co.id | Negara - Jelang Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943 pada Minggu (14/3), Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna menyerahkan bantuan insentif kepada para agama dan tokoh adat se-Kabupaten Jembrana. Bantuan ini wujud  perhatian pemerintah daerah bagi para tokoh umat dan agama.

Penyerahan bantuan insentif kepada para tokoh agama dan tokoh agama se-Kabupaten Jembrana tersebut dilakukan secara simbolis di Wantilan Pura Jagatnatha Kabupaten Jembrana Senin (8/3).  Bupati Jembrana,  I Nengah Tamba mengatakan tokoh maupun para pemuka adat dan agama telah banyak berperan dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan. Pihaknya mengapresiasi kontribusi dan pengabdian pemuka agama dan adat dalam memajukan daerah.

”kami tentu sangat menghargai kontribusi dan pengabdian para tokoh dan para pemuka agama dan adat yang ada di Kabupaten Jembrana atas perannya dalam ikut bersama-sama memajukan kabupaten Jembrana,” ujarnya. Bupati Tamba mengakui kalau kontribusi dari pemerintah daerah masih belum sesuai dibandingkan pengabdian para tokoh dan pemuka adat dan agama selama ini. Pihaknya menyatakan akan terus berupaya meningkatkan insentif bagi tokoh agama dan tokoh adat.

”Insentif yang diterima saat ini tentu masih sangat kecil jika dibandingkan dengan pengabdian para pemuka agama selama ini. Kedepan kami terus berupaya agar insentif ini bisa meningkat” ujarnya. Sementara Sulinggih, Ida Pandita Mpu Bujangga Siwa Tri Putra Dhaksa Dharma Kusuma dari Grya Lingga Murti Kelurahan Dauh Waru, Jembrana menyatakan insentif yang diberikan Pemkab Jembrana merupakan suatu kebanggaan bagi para sulinggih serta tokoh agama dan adat di Jembrana.

“Paica (insentif) oleh murdaning jagat (BupatI) tentu merupakan kebanggaan bagi kita semua, sebagai wujud kepedulian kepada para sulinggih dan para tokoh umat dan agama yang ada di Jembrana,” ujarnya. Sementara  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jembrana, I Gede Sujana mengatakan insentif yang disalurkan itu melalui mekanisme BKK (Bantuan Keuangan Khusus) ke desa. Ia menyebut total anggaran insentif yang digelontorkan kali ini mencapai Rp6.287.000.000.

Ia mengatakan dana insentif bagi tokoh agama dan tokoh adat tesebut akan diberikan kepada para Bendesa Adat, Sulinggih, Kelihan Adat, pemangku Pura Dangkahyangan maupun Pura Sad Kahyangan termasuk juga guru ngaji dan Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yang ada di Kabupaten Jembrana. Sedangkan insentif bagi para juru arah dan kelian tempek yang ada di masing-masing desa, menurut mantan Camat Mendoyo ini anggarannya berada di desa melalui APDDes. 

 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Korban Hilang Pascabanjir Belum Ditemukan, Desa Adat Mengwitani Gelar Upacara

balitribune.co.id | Mangupura - Satu keluarga hingga Minggu (14/9), masih dinyatakan hilang pascabanjir bandang melanda Perumahan Permata Residence, Lingkungan Gadon, Kelurahan Mengwitani pada Rabu (10/9).

Tim gabungan terus melakukan pencarian di lokasi, sementara Desa Adat Beringkit menggelar ritual adat untuk mendoakan para korban.

Desa Adat Beringkit menggelar ritual Mecaru Guru Piduka dan Bendu Piduka di lokasi kejadian. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bersama JRX SID dan Komunitas Pantai Kuta, Bupati Badung Tegaskan Komit Penataan dan Pengelolaan Ikon Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melaksanakan dialog dengan Klkomunitas sekitar Pantai Kuta, bertempat di Skatepark Pantai Kuta, Jalan Pantai Kuta, Kuta, Sabtu (13/9). Pertemuan ini membahas tentang pengelolaan dan penataan Pantai Kuta.

Baca Selengkapnya icon click

Menteri Ekraf Bahas Penguatan Sistem Royalti Musik dengan LMKN

balitribune.co.id | Denpasar - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya bersama Komisioner dan Pengurus Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) membahas tentang keberlanjutan ekosistem musik nasional, khususnya dalam aspek perlindungan hak ekonomi pencipta, pemegang hak terkait, serta para pelaku industri kreatif yang menjadi pengguna musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BMKG: Musim Hujan Datang Lebih Cepat, Ada Ancaman Bahaya Sekaligus Peluang Pertanian

balitribune.co.id | Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksikan musim hujan 2025/2026 di Indonesia akan datang lebih awal dari kondisi normal. Berdasarkan pemantauan iklim terkini, sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan sejak Agustus 2025, dan secara bertahap akan meluas ke sebagian besar wilayah pada periode September hingga November 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Dinas Kebudayaan Buleleng Gelar Eksibisi Megangsing di Desa Gobleg

balitribune.co.id | Singaraja - Permainan megangsing kembali di populerkan melalui pertandingan eksibisi. Dinas Kebudyaan Kabupaten Buleleng, menggelar permainan tradisional itu anak-anak SD dan SMP di Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, pekan lalu. Para peserta beradu ketangkasan agar gangsing mereka bertahan paling lama berputar. Sementara penonton bersorak sorai menyemangati permainan tradisional yang nyaris punah itu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.