Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Karya Agung Panca Walikrama di Pura Dasar Bhuwana Gelgel, Pengempon Pura Laksanakan Ritual ‘Ngendagang Tirta Penyengker’

Prosesi ngendagang tirta penyengker oleh warga pengempon Pura Dasar Bhuwana Klungkung di salah satu setra (kuburan,red) yang ada di wilayah Desa Pakraman Gelgel, Minggu (21/10) kemarin.

BALI TRIBUNE - Menjelang pelaksanaan Karya Agung Mamungkah ,Nubung Pedagingan,Ngenteg Linggih,Padudusan Agung,Tawur Panca Walikrama,Mahayu Jagat,Marisudha Gumi  di Pura Kahyangan Jagat Dasar Bhuwana Gelgel,KLungkung . Pengempon pura setempat menggelar ritual ngendagang tirta penyengker ke sejumlah setra (kuburan,red) yang ada di wilayah Desa Pakraman Gelgel. Ritual dimaksud bertujuan agar, arwah mereka yang masih terkubur tidak mengganggu kelancaran pelaksanaan yadnya dimaksud. Dipuput sejumlah sulinggih, Minggu (21/10) kemarin, ratusan krama pengayah secara serempak melaksanakan ritual tersebut.  Dimulai dari Setra Bugbugan, Dalem Digede hingga Gelgel Klungkung. Warga yang terlibat pada kegiatan dimaksud merupakan warga asal, Banjar Pande Kaler, Banjar Jero Kapal, Banjar Anyar Puri, Banjar Jero Agung,Banjar Pegatepan,Banjar Dendeng, Banjar Minggir serta, Banjar Tabanan. Bendesa Pakraman Gelgel, Putu Gde Arimbawa didampingi Pesedahan,  Made Suryawan menyebutkan, puncak acara di Pura Dasar Bhuwana Klungkung berlangsung, 31 Desember 2018 nanti. Serangkaian dengan karya dimaksud, pada rahina Purnama Kelima, Rabu (24/10) nanti akan dilaksanakan prosesi ngingsah lan ngentegang baas (beras,red), ngunggahang sunari lan pindekan taler melaspas taringlan wewangunan. Selain itu dilaksanakan pula prosesi mebanten pengalang bilang bucu lanjut ngoreng lan nyuarayang suaran kulkul. “ Sebelum upakara nuasen ngawit nyuci berlangsung pada tanggal, 24 Oktober 2018 dimana para pengayah ditugaskan untuk nunas tirta ring yajamana karya, Ida Sulinggih ring Gria Aan kemudian lanjut ritual ngendagang tirta penyengker ring setre sewewengkon Desa Pakraman Gelgel untuk ngandegang pararoh yang masih dikubur disetra sowing-sowang agar rahayu dan ikut mensukseskan karya agung ini,” ucap bendesa Arimbawa. Lebih lanjut Bendesa Arimbawa menyebutkan, sebelum itu tirta dari yajamana dipilah menjadi  6 bagian untuk selanjutnya dipercikkan ke sejumlah pura yakni, Pura Dalem Digede,Pura Dalem  Pijig, Pura Dalem Seluang, Pura Dalem Gandemayu serta Pura Dalem Tangkas.  “ Diharapkan para krama sane medue sawa nunas tirta ring dalem soang soang untuk nantinya dipercikkan atau disiratkan ke masing-masing gumuk tetaneman atau kuburan masing-masing keluarga gunaa nunas kerahayuan lan keselaman karya,” imbuhnya. Disebutkan pula bahwa, maksud dipercikkannya tirta pengendag utawi penyengker ini adalah, agar  pararoh/pitra sane durung (yang belum red) diupacarai pitra yadnya  agar pararoh yang dikubur tidak bepergian ketempat lain selama karya. “Mangde nenten melelungaan lan ngeletehin karya “ pungkas Bendesa Arimbawa.  

wartawan
Ketut sugiana
Category

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.